Kamis, 04 Februari 2016

[ REVIEW ] Oregairu Zoku's Final Arc | Episode 12 - 13 | Volume 11 : Kursus Memasak Coklat



Note: Ini adalah review anime yang menggabungkan dengan LN-nya. Jika anda murni hanya ingin membaca review animenya, maka ini bukan bacaan untuk anda.




FINAL ARC

KURSUS MEMASAK COKLAT




  Episode 12 - 13 Zoku, materinya berasal dari volume 11 light novel, anda bisa membacanya disini. Timeline Arc ini berada di awal Februari hingga 14 Februari. Sebenarnya, kursus memasak coklat ini rencananya akan diadakan tanggal 14 Februari. Tapi, karena tanggal 14 Februari SMA Sobu disibukkan oleh ujian penerimaan siswa baru, tidak ada guru yang bersedia menjadi penanggungjawab kegiatan tersebut. Akhirnya, tanggal kursus digeser menjadi tanggal 12 Februari.

  Banyak adegan LN yang tidak ditampilkan di animenya, namun untuk urutan waktu adegannya saya kira sudah cukup baik. Dalam budaya Valentine yang populer di Jepang, si pria yang menerima coklat valentine dari gadis, membalas perasaan si gadis di White Day, satu bulan setelah Valentine alias 14 Maret.





Memasuki awal Februari, Tobe mengkompori grup Hayama dan Miura tentang coklat Valentine. Menurut Tobe, Hayama tidak pernah menerima coklat pemberian dari gadis manapun selama Valentine. Tentunya, kita semua tahu kalau Tobe "menyerempet" seperti ini, biasanya ada hubungannya dengan Ebina.





Yui yang tahu Miura menyukai Hayama (arc sebelumnya), mencoba membujuk Miura untuk membuat coklat valentine. Miura menjawab kalau membuat coklat sangat sulit, lengket, dll.





Yui menyadari kalau dia sudah membuat kesalahan. Miura memberikan alasannya untuk tidak membuat coklat sama saja dengan memberitahu Hachiman kalau alasan request kue coklat di volume 1 chapter 3 adalah bohong. Ketika ditanya Yukino waktu itu, Yui menjawab kalau teman-temannya tidak mau mengajarinya membuat kue coklat karena membuat coklat sudah ketinggalan jaman. Yui melihat ke arah Hachiman, waktu itu Hachiman sedang berjalan ke pintu keluar kelas. Apakah Hachiman mendengarnya?




  Ada adegan LN yang tidak ditampilkan di animenya. Ketika grup Hayama dan Miura membahas coklat valentine, Hachiman teringat akan Komachi yang setiap tahunnya selalu memberinya coklat valentine. Masalahnya, untuk tahun ini Komachi harusnya tidak memberinya coklat valentine karena tanggal 14 Februari, Komachi harus menjalani ujian masuk SMA Sobu. Oleh karena itu, Hachiman memutuskan ingin membelikan Komachi hadiah atas apa yang Komachi berikan selama ini kepadanya.





Ternyata, Hachiman mendengar soal alasan Miura tersebut. Ini membawa Hachiman flashback ke request Yui tersebut. Sebenarnya, di vol 11 chapter 3 dan 9, Hachiman menyatakan sudah tahu soal kebohongan Yui di request tersebut, termasuk kepada siapa coklat itu akan diberikan (pria yang Yui suka). Hanya saja, situasi dimana Hachiman "terlihat" tidak tahu apapun dengan kebenaran request itu, akan membuat situasi diantara mereka berdua lebih baik. Tidak ada yang terluka.





Yui mengejar Hachiman dan mengeluhkan Hachiman yang tidak mau menunggunya untuk jalan bersama ke klub. Disini, Hachiman bertanya mengenai situasi MiuraxHayama paska Marathon Chiba. Yui menjelaskan kalau situasi mereka sangat akrab. Yui malah bertanya balik "tumben" Hachiman ingin tahu hubungan orang lain. Hachiman juga memberikan sebuah "clue" yaitu memikirkan masa lalu hanya akan membuat orang itu tidak bisa melangkah maju, memikirkan masa depan hanya akan membuat frustasi, oleh karena itu masa yang sekarang adalah yang terbaik.



  Sebenarnya, kita tahu kalau apapun "filosofi" ataupun "kata-kata bijak" dari Hachiman pastilah berasal dari pengalamannya sendiri, karena dia tidak punya teman. Masalah masa lalu (perasaan Yui) terhadapnya, membuat hubungan mereka bertiga tersandera. Memikirkan masa depan (kuliah bersama Yukino) juga membuat hubungan mereka bertambah rumit karena akan melukai Yui jika mengetahui soal itu. 

  Dulu, Hachiman selalu menyesali insiden Kaori di SMP, berusaha menghindari Kaori, dan melabeli Kaori dan sejenisnya sebagai gadis yang dibenci (I hate nice girl). Sekarang, Yui menyukainya berawal dari insiden dia menyelamatkan anjingnya. Ini membuat Hachiman sekarang berada di posisi Kaori, dan Yui dalam posisi Hachiman di masa lalu. Benar-benar situasi yang rumit, solusi yang terbaik adalah pura-pura tidak tahu soal perasaan Yui ini. Masalahnya, sampai kapan?

  Kebenaran request coklat Yui di vol 1 chapter 3 sangat fatal. Karena ini memberitahu kalau Yui menyukai Hachiman, plus Yui sudah menyukainya sejak awal masuk kelas 2. Dimana, ini mempertegas dugaan Hachiman di vol 2 chapter 5 kalau Yui peduli kepadanya hanya karena dia "pria baik yang menyelamatkan anjingnya".






Hachiman bertanya kepada Yui kapan dia punya waktu luang. Hachiman belum sempat menjelaskan apa maksudnya, Yui hanya terdiam menatap ke arah pintu seakan-akan ada sesuatu dengan pintu tersebut. Yui yang awalnya mengatakan "harusnya ada waktu luang", tiba-tiba meralat jawabannya dengan "nanti kukabari". Merasa dejavu dengan jawaban Yui? Ini persis seperti jawaban Hachiman di vol 6 chapter 7 ketika Hachiman yang awalnya menerima hutang kencan tersebut dan menyerahkan ke Yui soal tanggal dan lokasi, lalu Hachiman berubah pikiran dengan mengatakan "nanti kuberitahu". Dimana janji tersebut dibuat Oktober, hingga Februari tidak pernah diberitahu kapan hutang tersebut dilunasi.


  Kita bisa menarik sebuah kesimpulan yang sangat jelas dari beberapa petunjuk yang tersebar mengenai adegan ini. 
  
Apa tujuan Hachiman mengajak Yui pergi keluar? 
Membeli hadiah valentine untuk Komachi.

Mengapa harus mengajak Yui? Mengapa tidak Yukino ataupun Iroha?
Vol 10 chapter 2, Komachi mengatakan kalau selera barang belanjaan Yui dan Komachi sama.

Apa yang membuat Yui berubah pikiran hanya dari menatap pintu klub?
Kita semua tahu apa itu, Yui mengintip kejadian UKS antara Yukino dan Hachiman di vol 10 chapter 7. Yui berpikir kalau Hachiman ingin "membayar" hutang kencan mereka. Yui berpikir setelah Hachiman dan Yukino berkomitmen akan bersama setelah lulus SMA, Hachiman ingin melunasi hutang ini. Yui mungkin berpikir kalau berkencan dengan Hachiman hanya karena membayar hutang terasa tidak benar, sedangkan Hachiman tidak benar-benar menikmati kencan tersebut karena punya komitmen dengan gadis lain.

  




"Member keempat" klub relawan, Isshiki Iroha ternyata sudah ada di "TKP". Iroha membahas coklat valentine dimana Hachiman pikir ini sudah jelas akan berujung kemana (Hayama). Hachiman langsung to the point dengan mengatakan kalau Hayama tidak menerima coklat valentine dari siapapun, dan itu dibenarkan oleh Yui. Ketika Yui bertanya alasannya, tidak ada yang tahu jawabannya, kecuali Yukino. Yukino menjelaskan jika Hayama menerima coklat valentine tersebut, akan menimbulkan gosip. Dulu pernah terjadi kejadian seperti itu ketika SD...



  Jika menimbulkan gosip dan Hayama menghindarinya, maka Hayama menghindari terjadi salah paham. "Salah paham", lalu ada hubungannya dengan Hayama. Apakah anda familiar dengan kata-kata ini? Ini adalah kata-kata yang Hayama sendiri katakan di vol 8 chapter 5 kepada Hachiman ketika membahas "gadis yang dulu disukai mereka", Hayama lalu mengatakan "baik diriku dan dirimu, ternyata pernah salah paham...". Dalam adegan ini, Yukino tahu alasannya sedang orang lain tidak tahu, bahkan Yui yang sehari-hari mengobrol dengan Hayama tidak tahu! Bukti lain kalau gosip HayamaxYukino pernah terjadi di masa lalu adalah jawaban Haruno di seminar karir, ketika Iroha membisikkan gosip HayamaxYukino yang lagi ramai, vol 10 chapter 6.

  Sederhananya, Hayama "salah paham" dengan Yukino di masa lampau. Salah paham tersebut berawal dari sebuah coklat yang diberikan kepada Hayama sewaktu valentine. Karena valentine, maka yang memberikan coklat tersebut adalah si gadis, yaitu Yukino. Tapi, Hachiman tidak menyadari fakta ini...hingga mendapat penjelasan secara langsung dari Haruno ketika kursus memasak coklat.




Karena tahu Hayama tidak mau menerima coklat, lalu Iroha menanyakan bagaimana dengan Hachiman sendiri? Apakah Hachiman suka makanan manis? Yui dan Yukino yang tahu Hachiman suka Max Coffee, membenarkan hal itu. Untuk Yukino sendiri, di vol 7.5 side A, Yukino membuatkan Hachiman paella, masakan nasi yang disiram kuah manis dan gurih, disertai seafood, Hachiman menyukainya.





Lalu Iroha mengatakan pastinya pria seperti Hachiman akan menerima coklat valentine dari para gadis tiap tahunnya. Hachiman membalas tidak begitu, dia hanya menerima 1 coklat valentine, yaitu dari Komachi. Iroha mengatakan apakah Hachiman suka gadis yang lebih muda, Hachiman menjawab itu relatif, lagipula Iroha lahir April, sedang Hachiman agustus, jarak mereka berdua tidak benar-benar 1 tahun. Jadi melihat Iroha sebagai lebih muda bisa dikatakan relatif. Iroha lalu mengatakan kalau coklat valentine itu menentukan harga diri seorang pria.




  Dari adegan ini, jelas sekali kalau Iroha "plin-plan". Awalnya hendak membuatkan untuk Hayama, dan terakhir malah berpindah pertanyaannya ke Hachiman. Jika jeli, Iroha berusaha membuatkan "alasan" agar Hachiman mau menerima coklat valentine darinya, yaitu Iroha ingin harga diri Hachiman sebagai pria "diselamatkan". Kemungkinan besar, tujuan Iroha ke klub adalah ingin memastikan kalau Hachiman mau memakan coklatnya (suka manis), selama ini tidak menerima coklat dari gadis lainnya (eksklusif)

  Iroha mendapatkan info kalau Yukino tidak sekelas dengan Hachiman dari pembahasan mereka soal jurusan kelas 3 di vol 10 chapter 3. Namun mengapa bisa kenal dengan Yukino? Pastinya sejak kelas 1 kelas mereka terpisah karena Hachiman siswa reguler sedangkan Yukino kelas unggulan. Bisa jadi mereka kenal karena klub, tapi yang tidak Iroha ketahui yaitu mereka kenal di kelas 2. Jadi info kalau Hachiman tidak menerima satupun coklat kecuali dari adiknya tidak menjamin kalau Hachiman juga tidak akan menerima coklat dari Yukino untuk tahun ini.






Klien pertama hari itu berasal dari Miura. Miura mengatakan kalau dia ingin bisa membuat coklat, yang akan diberikannya ke Hayama. Masalah Hayama menerima atau tidak itu urusan berbeda. Disini, Ebina mengatakan akan ikut juga dalam kegiatan tersebut. Ini menimbulkan tanda tanya Hachiman kepada Ebina, sebenarnya...coklat valentine yang Ebina buat itu untuk siapa? Mulailah Hachiman bertanya kepada dirinya sendiri...jangan-jangan...



  Ini yang selalu menghantui Hachiman. Dan ini bukanlah kejadian pertama paska Ebina menembaknya di Kyoto. Pada vol 8 chapter 5 dan vol 9 chapter 8, Hachiman masih mempertanyakan kebenaran kata-kata Ebina di Kyoto. Apakah Ebina itu benar-benar mencintainya?

  Lalu Hachiman tahu kalau Ebina hanya sebatas menganggap Tobe teman, jadi kepada siapa coklat tersebut akan diberikan? Apakah kepada dirinya...? Ini sangat menarik dan saya selalu mempertanyakan ini: "Bagaimana jika Hachiman tahu kalau Ebina benar-benar mencintainya, apakah Hachiman akan menerimanya?". Mungkin, pertanyaan ini juga terbayang dalam benak para pembaca sekalian.





Ternyata klien selanjutnya adalah Saki. Adik Saki, Kawasaki Keika, menginginkan agar bisa membuat coklat yang mudah. Hachiman pernah bertemu Saki dengan membawa belanjaan bahan makan malam, mempertanyakan Saki, bukankah Saki bisa memasak, mengapa masih membutuhkan bimbingan membuat coklat? Saki mengatakan bisa memasak, tapi dia hanya bisa menu "begitu-begitu saja". Jadi, Saki berharap klub relawan mau mengajarinya membuat kue coklat dimana anak TK bisa membuatnya. Disini, ada "clue" penting dari Hachiman dan berada dalam monolognya : Bukankah harusnya para gadis memang harus bisa memasak?




  Pertama, kita membahas Saki. Tiba-tiba datang ke klub dan beralasan kalau Keika ingin membuat coklat karena di TK-nya dia mendengar para guru membahas soal coklat valentine. Serius, anak TK ingin membuat coklat karena mendengar valentine? Kalau tidak, mengapa dari 365 hari dalam setahun, request itu harus datang ketika valentine? Request Saki ini seperti "dejavu"? Apakah anda ingat dengan request kue coklat Yui?

  Yui tidak tahu soal klub relawan, dan berkeinginan untuk membuat kue coklat yang akan diberikan ke Hachiman. Karena tidak ingin MiuraCs tahu Yui menyukai Hachiman, Yui meminta tolong guru sastra Jepang yang merangkap guru BK, Hiratsuka-sensei untuk membantunya mengajari membuat kue coklat. Sensei mengirimkan Yui ke klub relawan dan bertemu Hachiman. Di klub relawan, Yui merahasiakan alasannya tidak meminta Miura dan mengesankan pria yang akan diberinya coklat bukanlah Hachiman.

  Tampaknya, Saki memiliki modus yang sama. Saki menyamarkan itu sebagai request Keika. Ini terungkap di vol 11 chapter 6, Saki meminta Hachiman menerima coklat buatan Keika dan di dalamnya juga diselipkan coklat buatan Saki sendiri. Hachiman-pun menawarkan untuk mengantarkan Saki ke stasiun, tapi Saki menolaknya, akhirnya Hachiman hanya mengantarkannya ke depan community center.

  Kedua, soal pendapat Hachiman kalau gadis harusnya bisa memasak. Ini pernah disebutkan oleh Hachiman di vol 5 chapter 6. Gadis yang akan menjadi istrinya harus punya 3 syarat utama: punya kemampuan finansial membiayai rumah tangga, bisa memasak, dan pintar mengurus anak. Waktu itu, Hachiman mengatakan akan menerima jika istrinya kelak adalah salah satu Yukinoshita bersaudara. Tapi kita tahu, Haruno dan Yukino, sepengetahuan Hachiman, Haruno dan Yukino memenuhi syarat kemampuan finansial. Hanya Yukino yang setahu dirinya bisa memasak, Haruno baru diketahui di volume ini. Bisa mengurus anak? Hachiman baru "melegitimasi" Yukino bisa mengurus anak di volume ini, tepatnya vol 11 chapter 5. Kebetulan dari Watari? Entahlah, menurut anda bagaimana? Ironisnya, di vol 5 chapter 6 juga Hachiman dalam monolognya memberikan jawaban jelas kepada pembaca mengenai Yui, "Jika aku pria lain, aku mungkin sudah jatuh hati kepadanya".

  





Ketika kedua klien mereka pulang, mereka membahas tentang Hayama yang tidak menerima coklat valentine dari gadis manapun karena takut salah paham. Lalu, entah darimana, Yui mengatakan dia sangat paham apa yang Hayama rasakan. Secara tidak langsung, Yui mengatakan pernah mengalami "salah paham" tersebut. Satu-satunya kejadian yang bertema "salah paham" yang dialami Yui itu adalah insiden Nice Girl di volume 2 chapter 5.





Hachiman lalu mengusulkan kalau tujuannya hanya agar Hayama mau menerima coklat valentine mereka, maka bisa "disamarkan" dengan menjadikan sebuah kondisi dimana Hayama menerima dan memakan coklat menjadi hal yang wajar. Sebuah kegiatan dimana orang-orang luar yang melihatnya akan menganggap wajar jika Hayama menerima coklat. Iroha yang bosan karena tidak ada event OSIS sampai minggu kedua Maret (upacara kelulusan kelas 3), menyetujui itu dan berkata akan mengadakan kursus membuat masakan coklat.





Ada adegan LN yang tidak dicover animenya. Seminggu kemudian, Iroha datang ke klub dan mengatakan persiapan telah selesai. Akan diadakan kursus memasak coklat tanggal 12 Februari. Tidak bisa diadakan tepat valentine karena tidak ada satupun guru yang bersedia menjadi penanggungjawab kegiatan, sibuk dengan ujian masuk SMA Sobu. Untuk kegiatan tersebut, Hiratsuka-sensei bersedia menjadi penanggungjawabnya. Yui mengatakan memasak coklat serasa nostalgia. Ini membuat Hachiman mengatakan monolog yang super penting. Kejadian request Yui jika kebenarannya terungkap, akan membuat situasi hubungan mereka bertiga akan berakhir. Meski Hachiman melihat percakapan Yui kepada Yukino banyak basa-basi, entah mengapa Hachiman merasa puas.




  Ini menegaskan tentang apa yang terjadi selama ini. Hachiman tahu kalau pria yang disukai Yui adalah dirinya. Yui menyukai dirinya hanya karena Yui melihatnya sebagai orang baik, bahkan sudah menyukainya sebelum bertemu di klub relawan. Ini membuat dirinya sekarang menjadi Kaori, Yui menjadi Hachiman di masa lalu. Hachiman merasa tidak bisa lebih dari ini, tapi dia tidak bisa menjadi "brengsek" seperti Kaori. Solusinya, dia harus menggantung perasaan Yui secara wajar hingga mereka suatu saat berpisah secara "normal", entah karena lulus SMA, atau lain-lain.

  Namun, di atas hanya sekedar skenario Hachiman. Satu-satunya hal yang akan merusak skenario tersebut adalah jika Yui menegaskan kalau Hachiman adalah si pria yang akan diberinya coklat, mau tidak mau Hachiman harus menjawab perasaan Yui. Dimana, jawaban Hachiman sudah jelas ketika menolong Yui yang terjatuh ketika kereta yang membawa mereka ke festival kembang api di menara Chiba mengerem mendadak.

  Menurut saya, cara Watari membangun "panggung" drama ini sangat menarik. Membuat para pembaca membenci sosok Kaori yang "tebar pesona nice girl" sejak volume 1. Sekarang, bagaimana jika Hachiman sendiri yang menjadi Kaori? Idealisme pembaca pasti akan terbelah.  Bagi yang kasihan melihat usaha Yui selama ini, pasti akan meminta Hachiman meninggalkan "keyakinannya" dan menginginkan untuk menerima Yui. Bagi yang melihat Hachiman menyukai Yukino, berharap Hachiman bisa bahagia dengan orang yang Hachiman sukai. Menurut anda, apa yang harus Hachiman lakukan untuk menyelesaikan masalah ini?

  Ini yang membuat saya menyukai drama di LN ini, saya tidak tahu apa yang para pembaca "garis keras" yang mendukung HachimanxYukino ataupun HachimanxYui lihat dari novel ini. Kita semua tahu ini novel tentang siapa dan siapa, dan cerita LN inilah yang membuat semuanya menjadi menarik. Yeah, dramanya!





Sebenarnya, ada adegan LN yang tidak ditayangkan animenya. Member klub relawan diberi tugas menempelkan poster-poster kegiatan di sekitar community center. Lalu bertemu dengan rombongan Hayama. Hayama lalu mengajak ngobrol Hachiman sebentar sebelum masuk ke community center. Hayama memisahkan diri dari rombongan dan mengobrol dengan Hachiman di tangga masuk. Yeah, tampaknya Hayama sekarang sudah berubah, dia menganggap Hachiman sebagai sahabatnya.



Dalam adegan LN, sebenarnya ada adegan penting yang tidak ditayangkan. Yukino bersikap seperti gambar di atas, Yui membungkuk memperkenalkan diri, sedang Iroha berganti menjadi Kaori. Yeah, perang dingin antara Yukino vs Kaori! Ini juga membuktikan kalau gadis yang Kaori maksud di vol 8 dan vol 9 sebagai pacar Hachiman adalah Yukino.





Dalam adegan ini, Keika menjawab "belut" ketika ditanya mau membuat coklat apa. Tampaknya, ini menjelaskan kalau request Saki sebenarnya "modus". Disini, ada adegan LN yang tidak dicover animenya, yaitu ketika Yukino mendatangi Keika, sedang Saki ke pojokan melepaskan jas dan memakai celemek. Yukino meladeni Keika dengan sabar, dan ada monolog Hachiman ketika melihat Yukino bisa menangani anak kecil : "Gadis ini ternyata serba bisa". Ini menarik karena melegitimasi syarat Hachiman tentang "bisa mengurus anak".





Tidak hanya di tangga, Hayama juga datang mengajak Hachiman mengobrol lagi sambil mentraktirnya minum kopi (tidak ditampilkan di anime). Disini sangat jelas, Hayama tidak menganggap Hachiman sebagai rivalnya, dia menganggap Hachiman sebagai teman. Sebenarnya, gambar di atas memberikan clue tentang julukan mereka di SMA Sobu. Hachiman rambut gelap, dasi dilepas, jas dibuka, melambangkan "kegelapan". Yukino di volume 6 chapter 10 menyebut Hachiman "Pria yang paling dibenci di SMA Sobu". Sedang Hayama memakai pita resmi sekolah, jas dengan kancing terpasang, juga dijuluki pria terpopuler di SMA Sobu. Kegelapan vs Cahaya! Fumu...Syndrom kelas delapan mode ON!





Sendok yang biasa dipakai Iroha, dipakai untuk menyuap adonan coklat ke Hachiman. Ada adegan superpenting di LN yang tidak ditayangkan animenya, yaitu setelah coklat selesai dibuat, Iroha membungkus coklatnya dengan rapi dan manis. Lalu, Iroha memberikan coklat valentine tersebut kepada Hachiman, dengan alasan "menyelamatkan harga diri Hachiman". Coklat yang diberikan ke Hayama hanyalah coklat yang tidak dibungkus. Dengan begini, coklat Valentine pertama yang diterima Hachiman, secara resmi dinyatakan BERASAL DARI ISSHIKI IROHA!



  Sebenarnya, ini sama saja dengan mengatakan kalau Iroha menyukai Hachiman. Tapi, Iroha tidak perlu mengatakan itu secara langsung karena akan ada White Day. Dimana, Hachiman harusnya membalas coklat valentine Iroha tersebut satu bulan setelahnya, jika memang "diterima". Jika kita jeli, hubungan Hachiman-Iroha ini mengajarkan kita sesuatu yang berharga: cinta itu bisa tumbuh jika anda menunjukkan kesungguhan anda. Bekerja keras untuk mengenal siapa pasangan anda, daripada hanya melihatnya dari sudut pandang dan membuat image itu sebagai satu-satunya yang anda kenal dari pria anda.





Kaori meminjam alat cetak coklat ke Hachiman. Sekaligus, mengatakan kalau valentine ini Kaori ingin memberikan Hachiman coklat. Ini mengejutkan beberapa gadis di ruangan itu, juga Tamanawa. Ada adegan LN yang tidak tercover animenya (lagi), yaitu ketika Kaori mendatangi Hachiman untuk mencicipi coklatnya. Setelah Hachiman mencicipinya, Tamanawa  mendatangi mereka dan "membuyarkan" adegan itu. Setelah Kaori pergi, Tamanawa mengatakan kepada Hachiman kalau dia tidak akan kalah begitu saja. Jelas, Tamanawa menyukai Kaori, melihat Hachiman sebagai "Hayama 2.0" yang populer di mata siswa SMA Kaihin.





Haruno menjadi "Haruno". Melihat ini sebagai momen "menarik" untuk menyiramkan bensin ke api, Haruno membahas mengenai kejadian coklat valentine semasa SD antara Yukino dan Hayama. Menurut Haruno, dulu Yukino ketika SD pernah memberikan coklat valentine kepada Hayama. Tentunya, ini akan menjadi semakin "menarik" jika Hayama membenarkan kata-kata itu.





Awalnya, Hachiman bersikap seakan-akan "cuek" dengan hal itu. Juga, harusnya Yukino menatap tajam ke Haruno daripada ke Hachiman. Tapi mengapa menjadi seperti ini...





Ada sebuah adegan LN yang menjadi "SKAK MAT" tentang gadis mana yang Hachiman sukai di seri Oregairu ini, tentunya anime tidak menayangkan itu (bwuahaha!). Volume 11 chapter 5, Hachiman mengepalkan tangannya ketika mendengar Hayama menerima coklat valentine Yukino. Hachiman cemburu!




  Sebenarnya, adegan "clue" Hachiman menyukai Yukino ini tersebar di berbagai volume, adegan di atas hanya sekian dari sekian banyak tanda tersebut. Jika anda berniat membacanya, bisa membuka:

  1. Volume 4 chapter 5, Hachiman "galau" dan tidak bisa tidur setelah Hayama mengatakan inisial gadis yang dia sukai "Y".
  2. Semua obrolan yang dia lakukan dengan Yukino selama ini selalu terasa menyenangkan dan menyegarkan, vol 6 chapter 10.
  3. Membenarkan alasan Tobe menyukai Ebina karena Tobe melihat sisi Ebina yang jarang terlihat, dan "difollow-up" adegan pulang dari restoran ramen bersama Yukino, darmawisata Kyoto, vol 7 chapter 6.
  4. Membenarkan kalau dirinya punya hubungan "spesial" dengan Yukino yang disebut hubungan Genuine, vol 8 chapter 8.
  5. Merasa bahagia dan ingin kejadian itu berlangsung selamanya ketika Yukino memegang tangan Hachiman, vol 9 chapter 8.
  6. Mengakui kepada Hayama kalau dirinya terganggu dengan gosip HayamaxYukino di vol 10 chapter 7.
  7. Cemburu ketika mendengar Hayama pernah menerima coklat valentine Yukino, adegan di atas.
  8. Dll (saya bisa memberi lebih banyak jika anda request di kolom komentar).






Hayama tidak lagi menjadi "pion" Haruno, memilih tidak "meladeninya" dan langsung menjelaskan kalau coklat serupa di hari yang sama juga diterima oleh Haruno. Dengan kata lain, itu adalah coklat "persahabatan". Merasa permainan "nostalgia coklat SD" tidak berhasil, kini Haruno mencari permainan lain. Yaitu bertanya tentang coklat valentine Yukino untuk tahun ini, kepada siapa Yukino akan memberinya? Yukino tidak suka dengan topik "kepo" Haruno tersebut, lalu tidak sengaja menjatuhkan mangkok di sebelahnya.





Mangkok tersebut menggelinding dan membuat suara gaduh. Akhirnya Hachiman berinisiatif untuk mengambilnya. Ternyata, Yukino juga melakukan hal yang sama. Terjadilah sesuatu yang awkward tersebut. Sebenarnya, dalam LN dijelaskan kalau wajah mereka hanya terpisah beberapa cm. Tapi animenya menterjemahkan "beberapa cm" itu sebagai "kurang lebih setengah meter!". Suasana awkward itu mengingatkan mereka akan dua kejadian. Wajah mereka yang nyaris berc**man itu kejadian UKS vol 10 chapter 7. Tangan mereka yang bersentuhan itu dengan kejadian ketika Yukino memegang tangannya di perahu atraksi Gold Mountain, sewaktu hendak jatuh di air terjun, vol 9 chapter 8.





Yui berusaha mencairkan suasananya, dimana perhatian seluruh peserta di ruangan itu tertuju ke mereka. Ada sebuah kejadian penting disini yang hanya ada di LN, yaitu Yui yang terlihat "normal" ketika melihat kejadian antara Hachiman dan Yukino, Hachiman merasa lega. Setelah itu, ketika kejadian selesai, Yui tampak mengepalkan tangannya.



  Ini menjelaskan berbagai hal. Pertama, Hachiman merasa lega karena tidak membuat Yui merasa "tidak normal" karena kedekatannya dengan Yukino. Lalu, Yui terlihat cemburu dengan kejadian itu. Disini kita melihat kalau Hachiman terus dihantui oleh perasaan Yui kepadanya.






Sensei yang bertindak sebagai guru penanggungjawab, mengunjungi kegiatan tersebut. Tidak lupa, Sensei membagi-bagikan coklat mahal secara gratis. Ketika ditanya bagaimana perasaan Hachiman melihat kegiatan ini, Hachiman menjawab dirinya sedang gelisah dan tidak nyaman. Sensei mengatakan itu bagus, karena Hachiman sudah merasakan kalau dirinya "punya perasaan". Sensei berharap perasaan gelisah tersebut akan menghasilkan sesuatu yang bagus bagi Hachiman.





Sensei memberikan nasihat kepada Hachiman: Jika seseorang yang sedang berjalan itu berhenti, dan melihat jejak-jejak orang lain yang sedang berjalan, maka yang dia lihat hanyalah perasaan dikhianati. Terus menatap jejak-jejak kaki tersebut akan membuat orang itu tertinggal. Dalam adegan ini juga dibahas jawaban mengenai quote drama 2F di festival budaya: "Yang paling berharga tidak bisa diilihat dengan mata, tapi dengan hati". Sebenarnya, apa sich yang dimaksud Sensei?



  Seseorang yang sedang berjalan itu adalah kata-kata Sensei yang pernah diucapkan Hachiman di tepi jalan raya ke Pelabuhan Tokyo, vol 9 chapter 5. Sensei waktu itu berharap Hachiman adalah orang yang akan berjalan di sisi Yukinoshita. Kalau begitu, orang yang berhenti berjalan itu adalah Hachiman, karena Hachiman sedang melihat jejak-jejak Yukino. Jejak-jejak tersebut bisa diartikan masa lalu Yukino. Dengan kata lain, Hachiman disarankan untuk "mengikhlaskan" apapun yang terjadi dengan masa lalu Yukino, terutama antara Hayama dan Yukino.

  Mengenai yang kedua, ini menegaskan kalau apa yang paling berharga bagi Hachiman hanya bisa dirasakan oleh hati (perasaan).








Yui meminta Hachiman untuk mencicipi kue coklat buatannya, setelah mendapatkan "jaminan aman" dari Yukino tentang coklat tersebut, Hachiman mencicipinya.





Melihat adegan ini, tentu sangat menarik bagi Haruno. Baginya, Hachiman terlihat menyukai Yukino, dan begitu sebaliknya. Haruno bukan orang bodoh yang tidak bisa membaca kalau kegiatan ini hanya "akal-akalan" klub relawan dan OSIS untuk membuat para gadis bisa memberikan coklat valentine mereka. Mengapa Haruno mempertanyakan apakah ini hubungan genuine yang Hachiman inginkan? Mengapa Hachiman dikatakan membosankan?



  Sekali lagi, kita harus jeli melihat hal ini. Mengapa dari sekian banyak momen, Haruno datang setelah melihat Hachiman memakan coklat Yui? Kita tidak akan bisa memperoleh jawabannya jika kita memakai pertanyaan itu sebagai dasar penyelidikan kita. Kita memperolah jawaban yang sangat jelas jika kita balik logikanya menjadi begini: Apa yang terjadi jika Hachiman menolak memakan kue coklat Yui, meskipun Yukino mengatakan coklat tersebut "aman"?

  Baik Hachiman, Yui, dan Yukino tahu tujuan event ini untuk apa. Menolak kue coklat Yui berarti mengatakan "aku punya gadis yang kusukai saat ini, maaf ya". Dengan menerima coklat Yui, ini berarti Hachiman menegaskan kalau dirinya "terbuka bagi siapa saja". Ini ironis jika melihat situasi:Hachiman adalah satu-satunya orang yang Yukino beritahu tentang jurusannya dan Hachiman menanyakan itu atas kemauannya sendiri.

  Mudah saja bagi Haruno untuk melihat kalau Hachiman selama ini tahu Yui menyukainya, tapi Hachiman harus pura-pura agar Yui tidak merasa perasaannya ke Hachiman bertepuk sebelah tangan. Haruno tahu Hachiman menyukai Yukino, dan Hachiman tersandera oleh perasaan Yui. Apakah hubungan semacam ini yang diinginkan Hachiman?

  Mengapa Hachiman terlihat membosankan di mata Haruno? Ingat volume 10 chapter 9, Hachiman mengatakan kalau dia membenci gadis yang berpura-pura. Di chapter yang sama, Hachiman mengatakan kata-kata Haruno sangat diragukan kebenarannya. Tapi bagaimana jika Hachiman dihadapkan oleh kata-katanya sendiri? Hachiman benci orang yang berpura-pura, tapi sekarang Hachiman-lah yang menjadi orang yang berpura-pura tersebut. Dengan kata lain, Hachiman munafik.






Sebenarnya, mereka bertiga hendak makan malam di stasiun dekat apartemen Yukino. Karena banyaknya barang bawaan, mereka memutuskan untuk menaruhnya di apartemen Yukino terlebih dahulu. Mengenai makna kata-kata Haruno tentang kepercayaan antara Yukino dan Hachiman yang ada di monolog adegan di atas, sudah dijelaskan di arc sebelumnya. Jadi kita bisa skip adegan ini.





Tepat di depan apartemen, Ibu Yukino sudah menunggu. Ibu Yukino mengatakan kalau Haruno yang memberitahunya soal ini. Mengesampingkan masalah Yukino tidak memberitahu jurusannya, Ibu Yukino juga mengatakan kalau selama ini sudah memberikan kebebasan kepada Yukino, tapi malah Yukino pulang larut malam seperti itu. Ibu Yukino takut kalau kebebasan itu akan membuat Yukino "salah jalan".



  Dalam vol 5 chapter 6, Haruno bercerita kalau Ibu Yukino menentang usulan Yukino untuk hidup sendirian ketika SMA di apartemen. Namun, ide tersebut disetujui ayahnya. Tapi harus kita sadari disini, tidak ada yang salah dalam adegan ini. Yui menjelaskan kalau mereka menghadiri kegiatan klub, dan mengantar pulang karena kemalaman. Kecuali, ada sebuah "hal ekstra" yang membuat Ibu Yukino kecewa kepada Yukino.

  Sebenarnya, ini dijelaskan di adegan selanjutnya. Tapi, agar tidak menggantung saya jelaskan disini saja. Ibu Yukino berpikir kalau Hachiman adalah pacar Yukino. Ibu Yukino datang ke apartemen Yukino hanya untuk membuktikan kata-kata Haruno kalau Yukino pulang bersama pacarnya . Kita semua tahu, vol 10 chapter 9 melegitimasi Haruno mengakui kalau Hachiman pacar Yukino. Lalu vol 3 chapter 4 Haruno sudah mengancam Yukino agar "hati-hati" jika hidup sendirian di apartemen, jangan "mengacau".

  Seorang Ibu melihat putrinya tinggal sendirian jauh dari rumah, punya pacar, pulang larut malam. Kita bisa melihat sesuatu disini..."kakak ipar kurang ajaaar...!"





Penjelasan Yui dimentahkan Ibu Yukino dengan mengembalikan itu kepada Yui lagi. Disini kita bisa melihat contoh bagus dari situasi ini, drama berakhir ketika Yukino mengatakan kalau dia akan menjelaskannya nanti dan memohon Ibunya untuk pulang saja. Kalau kita jeli, disini kita mendapatkan info bagus: Jika Yukino sendiri yang menegaskan sesuatunya, Ibunya tampak mempertimbangkannya.





Adegan yang salah di animenya. Versi anime, kaca mobil tembus pandang dan Ibu Yukino pulang lebih dulu. Versi novel, Hachiman dan Yui pulang lebih dulu, sedang Yukino dan Ibunya membicarakan sesuatu. Sampai di penyebarangan jalan, mobil yang membawa Ibu Yukino lewat. Dibalik kaca hitam bagian penumpang mobil, Hachiman merasakan kalau Ibu Yukino sedang menatap tajam ke arahnya.



  Harusnya, Ibu Yukino juga menatap ke arah Yui jika memang hendak melihat "seperti apa" teman-teman Yukino. Namun mengapa hanya ke Hachiman? Hanya ada satu penjelasan yang super logis, Haruno memberitahu Ibunya kalau Hachiman itu pacar Yukino. Dan semua adegan dari menunggu di depan apartemen hingga pulang pasti ada hubungannya dengan Hachiman-Yukino.

  Jika benar begitu, maka ancaman Haruno di vol 3 chapter 4 agar tidak "mengacau" harusnya akan segera terjadi. Ini benar adanya karena besok "konsekuensi" hal itu akan terjadi.





Jawaban Yui yang menolak tawaran Hachiman untuk mengantarkannya belum bisa saya temukan kesimpulannya. Karena bukti, tanda, belum ada yang bisa menguatkan argumen ini. Hanya sekedar hipotesis saja, jika melihat bagaimana Yui mengulur-ulur ajakan Hachiman untuk berbelanja hadiah Komachi, bisa jadi Yui merasa "sungkan" jika berjalan berdua dengan Hachiman. Karena kebenaran kesimpulan ini dipertanyakan, saya persilakan kepada pembaca untuk mengambil kesimpulan sendiri.





Ada monolog Hachiman yang menarik, tentang dirinya dan Yukino. Jika orang lain yang memutuskan sesuatunya tentang kita, lalu dimana kita bisa menemukan diri kita yang sebenarnya? Sedikit tricky, karena selalu disebut KITA, artinya ini tidak menyangkut Hachiman saja. Jelas, orang lain yang dimaksud adalah Yukinoshita Yukino. Tapi mengapa ini menyangkut Hachiman juga?



  Kalau kita mengacu kepada kejadian sebelum ini, yaitu dengan Haruno yang mempertanyakan keinginan hubungan genuine Hachiman, maka ini bisa menjawab maksud pertanyaan di atas.

  Hachiman tahu Yui menyukainya, tapi Hachiman tidak bisa mengatakan jawabannya. Karena vol 6 chapter 9, Hachiman bertekad untuk membuat dunia dimana tidak ada satupun orang yang terluka. Perasaan Yui ini menyandera Hachiman. Meskipun dirinya menyukai Yukino, Hachiman tidak bisa lebih dari itu karena akan membuat Yui terluka. Sedang Hachiman sendiri benci orang yang berpura-pura. Dengan kata lain, orang lain (Yui) mengunci diri Hachiman agar terus menjadi Mr.NiceGuy di mata Yui, Hachiman tidak bisa menuruti perasaannya begitu saja dengan gadis lain karena akan menyakiti Yui.

  Oleh karena itu, baik dirinya dan Yukino tidak bisa mencari jati diri mereka, karena mereka tersandera oleh perasaan orang lain. Yukino tersandera oleh perasaan Ibunya, Hachiman oleh perasaan Yui. Drama ini menjadi semakin menarik!






Hachiman terlihat "galau" karena esoknya Komachi akan menempuh ujian masuk SMA Sobu. Dia sebenarnya tidak galau akan hasil ujiannya, tapi takut image Komachi rusak gara-gara dirinya di SMA Sobu. Terutama, jika ada pria-pria yang PDKT dengannya. Dari semua pria, yang paling Hachiman benci adalah kedekatan adik Saki, Kawasaki Taishi dengan Komachi. Ini adegan "normal" bagi siscon, bahkan, Hachiman menjuluki Taishi sebagai Serangga Beracun!





Lalu, Yukino menaruh kue coklat buatannya di piring dan menjadikan itu camilan di klub. Ketika Yui memuji Yukino karena coklatnya yang enak, Yukino juga memberi Yui sebungkus coklat yang sama dengan camilan tersebut. Tapi disini masalahnya, kenapa Yui diberi sebungkus coklat sedang Hachiman tidak? Jawabannya sudah sangat jelas, karena Hachiman sendiri akan mendapatkan coklat yang "spesial" dari Yukino. Besok adalah Valentine, jadi kita bisa menebak tentang apa semua ini. Buktinya, Hachiman sendiri gugup dan malu-malu ketika coklat camilan tersebut disodorkan Yukino. Yukino sendiri gugup dan malu-malu ketika menyodorkan itu.



  Mari kita analisis adegan di atas. Bahkan Hachiman yang "tidak peka" menjadi memerah dan malu-malu, jelas Yui bisa membaca situasi itu. Mereka bertiga tahu kalau Hachiman akan mendapatkan coklat valentine dari Yukino. Masalahnya adalah : "Kapan?".





Pertanyaan tersebut segera terjawab, Yukino hendak memberikan coklat valentine tersebut sepulang sekolah. Yui bisa membaca itu, dan berpamitan untuk pulang lebih dulu meninggalkan mereka berdua. Namun, "Kakak Ipar" datang dan mengacaukan suasananya.





Haruno mengatakan kalau dirinya disuruh Ibu untuk tinggal bersama Yukino di aparteman, oleh karena itu Haruno bermaksud pulang bersama Yukino ke apartemennya. Ketika ditanya oleh Yukino alasannya apa, Haruno mengatakan kalau Yukino harusnya tahu apa itu. Hachiman mencoba menegaskan kalau pertengkaran keluarga sebaiknya tidak dibahas di tempat terbuka seperti ini.





Kita harus jeli dengan situasi ini. Ini jelas sesuatu yang pantas dibicarakan secara pribadi. Tapi mengapa Haruno ngotot untuk membahasnya di tempat terbuka dan diketahui Yui dan Hachiman? Ini menjawab sesuatu yang berhubungan dengan adegan Hachiman melihat Ibu Yukino ketika mobilnya melewatinya. Haruno ingin memberitahu ke Hachiman kalau Yukino tidak bisa tinggal sendirian lagi karena dirinya.



  Bagi yang jeli, ini adalah serangan psikologis Haruno ke Hachiman. Di volume 3 chapter 4, Haruno mengatakan ke Hachiman kalau tinggal sendirian merupakan keputusan pertama Yukino yang dibuatnya sendiri. Sekarang gara-gara Hachiman, jalan hidup Yukino itu "dicabut" oleh Ibunya. Juga, di monolog volume 6 chapter 5, Hachiman juga menegaskan tidak suka jika jalan hidup yang sudah dipilih oleh Yukino, diganggu oleh orang lain.





Karena besoknya libur, SMA Sobu dipakai untuk ujian masuk, Yui mengajak Yukino untuk menginap di rumahnya. Sebenarnya, ada monolog dari Hachiman mengenai hal ini. Bagaimana dia masuk ke kamar gadis, dan aromanya yang khas. Lalu, flashback tentang bagaimana Hachiman menyimpan majalah pornonya di bawah laci meja belajar yang ditemukan oleh Ibunya. Hingga saat ini, Ibunya masih sering "mengomeli" Hachiman mengenai buku porno tersebut, meski sekarang sudah tidak menyimpannya lagi.





Ibu Yui mampir untuk mengantarkan makanan dan minuman. Ibunya tahu kalau Yui sering menginap di apartemen Yukino, dan sering membicarakan Hachiman. Tampaknya, kita tahu apa yang ada di pikiran Ibu Yui. Juga, ini berarti jika Haruno sering bercerita mengenai Hachiman ke Ibunya, maka kita juga bisa tahu apa yang ada di pikiran Ibu Yukino mengenai Hachiman.



  Ironisnya, sikap kedua Ibu tersebut ditunjukkan dalam 2 chapter yang beruntun. Dalam LN, Yukino iri bagaimana Ibu Yui sangat akrab dengan Yui dan mereka bertiga, tidak seperti Ibunya. Ini mengingatkan saya tentang kejadian lucu di volume 5 chapter 6, Hachiman menjuluki sistem keluarga Yukino yang ketat sebagai "Keluarga Samurai".





Hachiman menyarankan Yukino untuk memberitahu keluarganya, kalau dia menginap di rumah Yui. Yukino lalu menuruti saran Hachiman dan menelpon Haruno. Dalam telpon, Yukino menjelaskan kalau dia ingin waktu sejenak, untuk berpikir tentang situasi ini.





Disini menariknya, Yukino tidak menjelaskan kalau di ruangan itu ada Hachiman. Tapi, Haruno tahu kalau Hachiman ada di ruangan itu dan minta disambungkan dengannya. Kalau kita berpikir "waras", maka harusnya minta disambungkan dengan Yui, sebagai tuan rumah tempat Yukino menginap. Tapi Haruno malah minta diberikan ke Hachiman. Ini semakin memberi "pressure" kepada Hachiman kalau semua ini adalah salah dirinya.






Haruno hanya mengatakan "kau baik sekali" lalu langsung memutuskan sepihak. Kita "yang waras" tahu, kalau kita yang meminta bicara dengan seseorang, maka kita akan sangat tidak sopan jika memutuskan sepihak. Tidak ada bukti yang kuat mengenai argumen saya yang berikutnya, anda tidak perlu mempercayainya. Bisa jadi, ini adalah deklarasi kalau Haruno dan Hachiman kini berada di sisi yang berseberangan.





Dalam adegan ini, Komachi "komat-kamit" menghapalkan rumus trigonometri. Di ujian SMA Sobu, ada matematikanya. Ini membuktikan bahwa Hachiman benar-benar belajar luar biasa hanya demi menghindari Kaori, memilih SMA Sobu sebagai SMA-nya. Hachiman sendiri mengatakan membenci matematika, dan di vol 3 chapter 4 mengatakan nilai matematikanya 10 dari 100. Apalagi ujian matematika untuk masuk SMA elit? Pasti membutuhkan usaha yang luar biasa, hanya demi memuaskan Hachiman yang sakit hati dengan Kaori...





Animenya tidak menjelaskan mengapa Hachiman menerima tawaran kencan dari Yui, pemirsanya mulai berfantasi kemana-mana. Tapi di LN, dijelaskan mengapa Hachiman menerima ajakan itu. Dalam monolognya di kereta, Hachiman mengatakan kalau dia menerima itu sebagai pembayaran hutang kencan tempo hari. Lalu terungkap kalau Hachiman menerima ajakan ke SEA World karena menyukai Hiu Kepala Martil.



  Sebenarnya, kita harus jeli disini. Jika memang memutuskan untuk membayar hutang, harusnya Hachiman menerima ajakan Yui di Disney Land, vol 9 chapter 7. Kesimpulannya:
Hutang Kencan + Disney Land = Hell No!
Hutang Kencan + SEA World (Hiu Kepala Martil) = Yes!

  Oke, saya becanda. Mengapa Hachiman menerima tawaran kencan Yui padahal sudah dua kali menolak ajakan tersebut? Sebenarnya ada di chapter sebelumnya, vol 11 chapter 7, dan tidak ada di animenya. Komachi mengatakan kalau kakaknya yang dia kenal adalah pria yang tidak pandai berpura-pura. Setelah itu, Hachiman memarahi dirinya sendiri karena tidak mengambil keputusan, menyebut dirinya pria brengsek, dll.

  Lalu, di sepanjang perjalanan menuju tempat kencan, Hachiman diselimuti perasaan bersalah. Terus mempertanyakan apakah ini hal yang benar. Kita semua tahu, jika ada perasaan bersalah dan pergi kencan, pasti perasaan bersalah itu bukan ke gadis yang dikencani, alias ada gadis yang tidak hadir kencan dan itu sangat berarti bagi Hachiman. Tentunya, ini tidak ada di anime, hanya di LN vol 11 chapter 8.

  Cukup mudah menyimpulkan apa yang terjadi dari dua paragraf di atas. Anda tinggal mengambil beberapa kesimpulan di vol 3 chapter 1 dan vol 3 chapter 3, dan anda bisa memahami mengapa Hachiman menyepakati kencan ini. Tentunya, dua chapter di atas tidak ditayangkan di animenya.

  Hachiman tahu, kalau Yui berteman dengan Yukino karena ingin mendekatinya. Hachiman tahu kalau Yui bergabung dengan Klub Relawan karena ingin mendekatinya. Hachiman menerima ajakan kencan ini karena ingin membicarakan sesuatu, empat mata, dengan Yui. Yaitu tentang cinta Yui kepadanya, dan berharap jawaban Hachiman selanjutnya tidak akan merusak pertemanan Yui dan Yukino, dan Yukino tidak mengetahui fakta-fakta tersebut.

  Hachiman tidak ingin melihat Yukino terluka karena mengetahui fakta Yui bergabung ke Klub dan berteman dengan Yukino hanya untuk mendekati Hachiman. 'Karena orang itu sangat berarti bagi hatimu hingga kau tidak ingin melihatnya terluka'...

  Tapi, metode Hachiman ini bukanlah metode terbaik. Besar kemungkinan kalau Yui akan mengulangi (lagi) seperti dulu.

  Metode Yui yang mengumpulkan mereka bertiga, adalah yang paling efektif. Tapi, ada harga yang harus dibayar Yui, yaitu besar kemungkinan kalau Yui sendiri tidak akan bisa bertemu Yukino lagi, karena fakta tentang persahabatannya dan mengapa dia menjadi anggota Klub sudah terbuka dengan terang.

  Dan yeah, Yukino menangis mendengar hal itu.





Yukino dan Hachiman sama-sama kaget mengapa mereka berdua ada disana, kesimpulannya: Yui mengajak kencan dua-duanya tanpa memberitahu siapa yang akan diajak. Yui menyatakan tidak apa-apa dan mengajak mereka terus masuk ke SEA World. Jelas, Yui merencanakan sesuatu disini.





Hachiman sangat senang sekali memandangi Hiu Kepala Martil, bahkan memfoto-foto Hiu tersebut! Juga, Hachiman senang ketika Yukino menawarinya untuk mengambil foto dirinya dengan latar Hiu tersebut.





Ketika ke bagian bayi belut, pari, dll. Hachiman memuji bagaimana Yui selalu baik ke semua orang, bahkan terhadap hewan sekalipun. Lalu, muncullah kata-kata "legenda" yang pernah diucapkan Hayama di dua arc sebelumnya. Yui berkata: "Aku tidaklah sebaik yang kau kira".



  Pembaca semua tahu, itu adalah kata-kata yang diucapkan Hayama kepada Hachiman. Tidak lama setelah itu, semua kebohongan Hayama terbongkar di depan Hachiman. Apakah ini pertanda Yui akan membongkar semuanya sebentar lagi?





Melihat keterangan tentang pinguin tersebut, berpasangan hingga mati, membuat bahu Yukino tergetar. Yukino lalu memutuskan untuk masuk ke dalam ruangan.



  Tidak ada bukti kuat yang menjawab alasan Yukino ini. Tapi, ada kemungkinan kalau Yukino merasa tidak nyaman karena dia berpikir ini harusnya kencan antara Yui dan Hachiman, dia merasa sebagai pengganggu. Sekali lagi, argumen ini lemah, jadi anda bisa mempercayai apapun yang anda percayai sebagai alasannya.





Hachiman memutuskan untuk masuk ke dalam juga, menyusul Yukino. Ketika mengatakan itu ke Yui, Yui mengatakan kalau dia masih butuh waktu untuk mengambil foto-foto pinguin tersebut dan meminta Hachiman berangkat lebih dulu. Ada fakta penting dari LN yang tidak ditayangkan di animenya: Yui mengatakan sedang mengambil foto, tapi yang Hachiman lihat Yui hanya memegang HP tersebut dan tidak menekan-nekan tombol apapun, seperti berpura-pura.





Di dalam, Hachiman berdiri di samping Yukino. Lalu Yukino bercerita tentang dirinya yang tidak punya tempat untuk kembali, hanya bisa mengikuti arus, hingga menabrak dinding yang tidak terlihat. Yukino menceritakan situasi dirinya saat ini kepada Hachiman.





Hachiman menyadari ada Yui di belakang ketika mendengar langkah kaki Yui. Hachiman melihat Yui seperti hampir menangis ketika berjalan ke arah mereka.



  Ini sebenarnya sangat "tricky". Yui berpura-pura sedang memfoto pinguin dan menyuruh Hachiman untuk masuk terlebih dahulu. Lalu terlihat seperti sedang menangis ketika mendatangi mereka. Mengapa Yui menangis?

  Fakta pertama, Yui sengaja menyuruh Hachiman untuk menyusul Yukino dengan alasan yang dibuat-buat. Berarti, Yui ingin melihat apa yang terjadi diantara mereka berdua jika tidak ada dirinya. Satu-satunya alasan yang logis adalah Yui ingin meyakinkan dirinya kalau apa yang dia lihat di UKS tempo hari itu benar adanya. Yukino akan selalu terbuka dengan dirinya jika bersama Hachiman. Jika bertiga, Yukino akan bersikap seperti Yukino yang dia kenal. Yukino yang bersikap "kejam" ke Hachiman, lembut kepadanya, tertutup akan perasaannya.

  Jika begitu, maka Yui yang menangis menjadi bisa dijelaskan. Apa yang dia duga mengenai hubungan diantara Hachiman dan Yukino memang benar adanya. Mengapa Yui yang merasa sebagai "teman dekat" Yukino tidak merasakan keterbukaan Yukino seperti itu? Mengapa Yukino hanya terbuka ke Hachiman?

  Dan terpenting, mengapa Yui tidak bisa melihatnya secara langsung? Harus dengan mengintip (lagi)? Petunjuknya sudah diberitahu oleh Haruno di community center : "Apakah ini hubungan genuine yang Hachiman inginkan?". Haruno mengatakan itu setelah Hachiman mencicipi coklatnya. Artinya, adegan tersebut adalah adegan yang sebenarnya tidak perlu Hachiman lakukan. Dengan kata lain: Yui merasa yakin kalau Hachiman selama ini tersandera oleh perasaannya.





Panggung sudah disiapkan, Yui membuka adegan ini dengan mengatakan apa yang akan mereka bahas itu tentang dirinya, Yukino, dan tentang KITA. Ini adalah jebakan kata-kata. Kenapa harus mengatakan KITA di kalimat terakhir dimana dirinya dan Yukino sudah disebutkan? Harusnya nama terakhir adalah Hachiman, tapi malah mengatakan KITA. Sangat jelas, ini tentang Yui - Yukino - dan efeknya ke hubungan mereka bertiga.

Dalam rencana awal Hachiman datang ke kencan, adegan ini adalah adegan yang harusnya terjadi antara dirinya dan Yui, empat mata. Tapi, Yukino ada disini. Menurut saya, metode Yui ini adalah yang paling efektif.

Percuma Hachiman bersikap seolah-olah dia masih bisa menerima perasaan Yui. Sementara, fakta selama ini sudah jelas. Yukino terbuka ke Hachiman. Mereka berdua akan kuliah bersama. Hachiman akan berpacaran ketika kuliah (vol 10.5 chpter 1), dan Yukino berpikir memilih untuk menjadi wanita karir karena suaminya kelak mungkin seorang suami rumahan.





Bom waktu yang dihindari sejak lama akhirnya aktif. Yui ngotot memberikan kue coklat itu, dan dia mengatakan ini adalah "kue coklat requestnya dulu". Jika ini coklat terimakasih, maka harusnya ada dua, satu lagi untuk Yukino. Mengapa hanya ada satu bungkus? Jawabannya hanya satu, dan Hachiman sendiri mengkonfirmasi itu : Dirinya adalah pria yang akan diberi coklat di request tersebut. Alias, Yui memberitahu Hachiman kalau orang yang dia sukai adalah dirinya. Yui juga mengatakan jika mereka bertiga tahu bagaimana perasaan sebenarnya masing-masing, maka mungkin hubungan mereka bertiga akan berakhir.



  Ada monolog Hachiman soal ini yang saya kira cukup penting. Hachiman mengatakan dia bisa saja menerima perasaan Yui itu dan membuat semua orang tidak terluka. Tapi, apakah hal itu bisa dikatakan sesuatu yang benar?

  Ini sama saja memberitahu kalau banyak kata-kata Yui tentang persahabatan dan alasan menjadi anggota Klub adalah bohong. Di vol 3 chapter 6, Yui terus membantah hipotesis Hachiman tentang Yui yang mencintainya, tapi di chapter ini Yui mengakui kebenarannya. Juga menjawab sebuah alasan klasik mengapa Yui menjadi member Klub dan berteman dengan Yukino, karena bisa memiliki alasan untuk mendekati Hachiman.

  Lucunya, strategi serupa ini juga dipakai oleh Isshiki Iroha untuk mendekati Hachiman. Iroha akan pura-pura 'punya urusan' untuk datang ke Klub dan mendekati Hachiman.





Yukino yang tahu kebenaran pria yang disukai Yui tersebut, terkejut. Yui mengatakan tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah Yukino. Yui mengatakan jika memenangkan sayembara klub, mengajak Yukino untuk menyetujui apa yang dia inginkan. Yui akan "mengambil semuanya". Yui awalnya bertanya "bagaimana, setuju?" dengan menatap Hachiman terlebih dahulu. Tapi ketika Hachiman tengah mengatakan kalau dia agak bingung, Yui memotongnya dan langsung bertanya ke Yukino. Apakah Yukino setuju?



  Disini terlihat jelas, Yui tidak membutuhkan persetujuan atapun pendapat dari  Hachiman. Yui hanya membutuhkan kesepakatan itu dengan Yukino. Artinya, ini antara Yui dan Yukino.

  Dari sisi psikologi, apa yang diperebutkan diantara dua gadis? Saya yang hanya penggemar buku-buku psikologi hanya bisa menjawab dua hal: Barang Sale dan Pria. Tapi karena adegan ini tidak sedang berada di Mall ataupun swalayan, maka ini pasti tentang pria. Jujur saja, kesimpulan ini masih 50% meyakinkan. Kita butuh sesuatu yang lebih konkrit sebagai bukti kalau yang dipertaruhkan ini adalah pria.

  Yui menginginkan sesuatu dimana dirinya tidak punya itu, tapi Yui bertaruh hal itu dengan Yukino karena Yui yakin Yukino memiliki itu. Apa yang Yui tahu kalau Yukino jelas-jelas punya: Hubungan yang tulus dengan Hachiman. Yukino sendiri mengkonfirmasi itu di vol 9 chapter 10. Adegan UKS mengkonfirmasi lagi, dan adegan setelah melihat pinguin mengkonfirmasi lagi. Sekali lagi, ini agar menjadi 100% betul harus menunggu konfirmasi yang bersangkutan (Yui). Sayangnya, Yui hingga akhir volume 11 tidak memberikan statementnya (saya kok malah mirip wartawan infotainment...)

  Kedua belah pihak tahu, keduanya menyukai Hachiman, dan Yui menginginkan itu diselesaikan dengan "hadiah sayembara klub".




Yukino tidak bisa menjawabnya...





Merunut idealisme Hachiman di vol 6 chapter 5, "Orang lain tidak berhak meminta seseorang untuk berubah dan meninggalkan jalan hidup yang dia yakini". Jika Yukino memilih untuk menjadi gadis yang bersedia menjalani request hubungan genuine tersebut, maka Yui tidak berhak membuat Yukino meninggalkan pilihan jalan hidupnya itu hanya karena kalah dalam sayembara. Disini juga ada monolog dari Hachiman yang mengatakan sikap Yui sangat keterlaluan. Hachiman menolakkan usulan Yui tersebut untuk Yukino. Soal masalah Yukino dengan Ibunya, menurutnya adalah sesuatu yang Yukino harus selesaikan sendiri.



  Dalam monolog awalnya, Hachiman mengaku tidak tahu bagaimana solusi masalah Yukino. Tapi tiba-tiba Hachiman mengatakan masalah Yukino adalah sesuatu yang hanya bisa diselesaikan oleh Yukino sendiri. Mengapa Hachiman menyimpulkan seperti itu? Jika melihat kembali adegan di depan apartemen Yukino, Ibunya terus menekan hingga Yukino sendiri menyelesaikan itu. Bisa jadi, Hachiman berpikir masalah ini sebenarnya bisa tuntas jika Yukino berani mengatakan apa pikirannya kepada Ibunya sendiri.





Hachiman menegaskan kalau dia sudah tidak butuh lagi semua kepalsuan ini. Kenapa Hachiman seperti "mengutuk" semua kepalsuan ini? Hmm, ini hanya teori saja dan bisa jadi benar : "Hachiman memutuskan untuk menyelesaikan semua masalah kepalsuan diantara mereka bertiga". Apakah Hachiman akan memberikan jawaban atas perasaan Yui dan memberitahu kepada ketiganya tentang perasaan Hachiman selama ini?





Hachiman mengatakan "Aku ingin kita berpikir, merasakan, berjuang, aku..."



  Hachiman tidak menyelesaikan kalimatnya. Tapi kita semua tahu ini kalimat yang dikutip dari kata-kata Sensei di volume 9 chapter 5. Sensei mengatakan syarat-syarat agar perasaan itu bisa dikatakan tulus, mengatakan kalau Hachiman tidak akan pernah bisa membuat dunia dimana tidak ada seorangpun yang terluka, mengatakan kepada Hachiman kalau tindakan yang dilakukan itu demi seseorang yang berarti baginya, dll...





Yui sudah menduga kalau Hachiman akan mengatakan itu.



  Kalau anda mengatakan sudah menduga si A akan melakukannya, secara tidak langsung anda mengatakan kalau ini sudah sesuai skenario. Kemungkinan besar, semua drama di adegan ini adalah skenario Yui agar Hachiman tidak dihantui lagi oleh perasaan itu. Yui ingin Yukino juga mendengar apa jawaban Hachiman yang sebenarnya.





Yukino mengatakan KAMI masih memiliki requestmu. Sebenarnya, ini request yang mana?



    Volume 9 chapter 6, tentang request genuine dari Hachiman, Yukino mengatakan AKU menerima requestmu. Volume 9 chapter 10 tentang request genuine Hachiman, Yukino mengatakan AKU menerima requestmu. Lalu di adegan ini mengapa Yukino mengatakan KAMI masih memiliki requestmu?

  Jawaban termudah dan tidak perlu berpikir panjang adalah : Itu semua hanya kesalahan tulis yang keren disebut TYPO. Tapi jawaban "murah" seperti itu bukan gaya saya.

  Request genuine tersebut, dikonfirmasi ulang dan memang dua kali mengatakan AKU. Kalau memang typo, ini benar-benar kelewatan. Karena Typo adalah teori lain, maka kita gunakan teori yang berbeda. KAMI melambangkan sebuah kesatuan, bisa grup, kelompok, ataupun klub. Karena mereka bertiga berada dalam sebuah kesatuan klub, maka adalah sebuah request tentang Hachiman yang sedang dijalankan oleh klub?

  Ternyata ada, request pertama klub, dari Sensei tentang Hachiman, yaitu meminta klub relawan agar bisa merubah sifat korup dan tertutup Hachiman, volume 1 chapter 1. Karena Hachiman menegaskan kalau dirinya tidak akan berubah, maka ini akan menjadi "request abadi" yang dijalankan oleh Klub Relawan. Lalu, di awal adegan Yui mengatakan kalau ini adalah request terakhir untuk klub relawan. Maka, kata MASIH MEMILIKI REQUESTMU akan menjadi masuk akal dan menyanggah pendapat Yui kalau itu request terakhir.





Ditutup, Yukino mengatakan ingin mengatakan sebuah request ke klub.


  Jangan tanya ke saya, requestnya apa, karena saya bukan Alm. Mama Lauren. Ending menggantung ini bukan pertamakali, volume-volume sebelumnya juga punya ending menggantung. Ending-ending menggantung tersebut di volume setelahnya, berakhir dengan manis. Yaitu ending menggantung vol 5, berakhir manis di vol 6. Ending menggantung volume 8, berakhir manis di vol 9. Apakah vol 12 akan berakhir manis?




x  x  x





5 komentar:

  1. Vol 12 hanya sebuah mitos.... hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha kita tunggu september ini

      Hapus
  2. Spetember pun berlalu tampa kepastian akan mitos tersebut

    BalasHapus
  3. Wah seru juga ternyata dramanya...
    terima kasih, setelah baca ulasan di blog ini, jadi membantu saya memahami makna2 tersirat yg ada...
    Kalau ceritanya berlanjut, semoga blog ini bisa menambahkan ulasannya...

    BalasHapus