Rabu, 03 Februari 2016

[ REVIEW ] Oregairu Zoku Arc IV | Episode 10 - 12 | Volume 10 : Marathon Chiba

  Saya harap, para pembaca menyukai jenis review seperti ini. Membahas satu arc secara keseluruhan dan bisa membandingkan sendiri dengan versi LN-nya. Jadi, keraguan apakah review ini berat sebelah bisa anda buktikan sendiri. Untuk volume 10 ini, anime zoku menggambarkannya dengan "kacau-balau". Banyak adegan yang dipotong dan urutannya kacau. Saya mencoba mengurutkannya sesuai dengan cerita LN. Volume 10 fokus ke hubungan antara Hayama - Miura - Yukino - Hachiman. Untuk penggemar HxH, mungkin ini arc yang "memuaskan". 

  "Sekali lagi, ini adalah review yang menggabungkan LN dengan Animenya. Jika anda mencari review yang bisa membuat anda berfantasi kemana-mana, maka ini bukan review untuk anda."









ARC IV

MARATHON CHIBA



  Sebenarnya, ini bukanlah lomba Marathon umum yang diikuti berbagai peserta dan diadakan di Chiba. Ini adalah sebutan siswa SMA Sobu kepada event SMA Sobu di akhir tahun ajaran yang digelar di Februari, lari marathon dari taman dekat Stasiun Chiba ke arah Pelabuhan Tokyo, dan kembali lagi ke taman Stasiun Chiba, disebut Marathon Chiba. Seluruh siswa kelas 1 dan 2 SMA Sobu wajib ikut marathon, sedang marathon untuk para gadis diberangkatkan 30 menit setelah marathon pria dilepas. Hayama Hayato, adalah juara Marathon Chiba edisi tahun lalu.

  SMA Sobu, adalah SMA elit yang dengan standar nilai yang tinggi. Terkenal akan program-program persiapan siswanya menuju jenjang universitas. SMA Sobu punya satu kelas unggulan tiap angkatan, yaitu Kelas Budaya Internasional. Seperti namanya, kelas ini berisi siswa-siswa dengan nilai "di atas rata-rata" dan memiliki minat untuk kuliah di luar negeri. Kurikulum kelas unggulan ini berbeda dengan kelas standar, lebih tepatnya memakai kurikulum internasional. Oleh karena itu, ketika tiba penjurusan di kelas 3, dimana siswa kelas standar harus memilih antara kelas IPA atau IPS, siswa kelas unggulan tidak bisa memilih IPA atau IPS karena pasti akan berada di kelas 3 Budaya Internasional. Dan ini berarti, berlaku kepada Yukino.

  Setiap siswa kelas 2 SMA Sobu, tiap beberapa bulan wajib mengisi kuisioner tentang pilihan karir di masa depan dan menyerahkannya ke guru BK. Kuisioner-pun dibagikan pada bulan Januari dan harus menyerahkan ke BK paling lambat akhir bulan Januari, satu hari setelah Marathon Chiba. Pada kuisioner bulan Januari ini sedikit spesial karena siswa diwajibkan memilih kelas IPA atau IPS untuk kelas 3 nanti. Kelas IPA menempati lantai satu gedung sekolah, sedang kelas IPS menempati lantai dua gedung sekolah. Jelas, jika anda IPA dan teman anda IPS, anda akan kesulitan untuk terus berkumpul secara teratur dengan teman anda.

  Berbicara soal jurusan, Hachiman sejak volume 2 mengatakan kepada Yukino, Yui, dan Totsuka ketika bertemu mereka yang sedang belajar bersama untuk ujian, kalau Hachiman akan memilih IPS dan kuliah di Jurusan Liberal Art. Jika merunut volume 7, dimana Hachiman mengatakan kalau Universitas Swasta Doshisha Kyoto yang terkenal akan jurusan Liberal Art-nya merupakan tempat sakral, kemungkinan besar Hachiman mengincar universitas tersebut. Alasannya sederhana, Hachiman tidak suka matematika. IPS berarti bebas matematika. Jurusan Liberal Art berarti bebas memilih mata kuliahnya, artinya bebas matematika.

  Timeline Arc ini mengambil bulan Januari secara penuh, dari awal hingga akhir. Karena event diadakan di akhir tahun ajaran, event marathon ini tidak dimasukkan dalam nilai akademis. Jadi, banyak siswa yang tidak menganggap marathon ini secara serius. Karena ujian penerimaan siswa baru SMA Sobu diundur menjadi 14 Februari, event Marathon Chiba digeser lebih maju dari seharusnya Februari menjadi akhir Januari. Volume 10 secara lengkap bisa anda baca disini.



Hachiman dan Komachi hendak mencari kuil untuk doa tahun baru yang membawa "berkah" bagi kelulusan Komachi. Akhirnya, mereka berdua memilih kuil yang berada di dekat SMA Sobu. Di hari pelaksanaannya, Komachi ternyata mengundang Yukino dan Yui untuk ikut.



Pada volume 6.5 spesial atau edisi Natal, ketika berbelanja untuk acara tukar kado, Yui memberitahu Hachiman kalau ulangtahun Yukino akan terjadi dalam waktu dekat. Yui mengajak Hachiman berbelanja kado ulangtahun Yukino. Ketika tahun baru, Yui mengingatkan Hachiman kalau tanggal 3 Januari alias lusa merupakan ulangtahun Yukino. Dengan kata lain, waktu terbaik untuk berbelanja adalah besok.



Sebenarnya, adegan dalam anime ini salah. Yui tidak berpisah seperti itu, tetapi Miura menelpon Yui. Sambil memberitahukan posisinya akhirnya Miura, Ebina, Tobe, Ooka, dan Yamato bertemu dengan rombongan Yui, Hachiman, Yukino, dan Komachi. Miura Cs ternyata baru sampai, karena sungkan, Yui akhirnya menemani Miura Cs ke kuil (lagi) dan berpamitan kepada rombongan Hachiman Cs.


  Disini, ada sebuah monolog menarik. Hachiman berpikir kalau komunitas Yui tidak hanya Klub Relawan, tetapi grup Miura. Saya tidak ingin menyimpulkan "Hachiman berpikir baik-baik saja jika sesuatu terjadi dengan member klub relawan jika kebenaran request kue coklat Yui terungkap" karena bukti-bukti untuk mengarah ke sana masih terlalu lemah.





Seperti biasa, Komachi menjadi Komachi. Melihat ini sebagai peluang bagus bagi Hachiman agar bisa berduaan dengan Yukino, Komachi mencari alasan agar bisa meninggalkan mereka.



Dalam cerita Oregairu, hanya dua gadis yang memanggil nama Hachiman, dan kedua-duanya adalah Yukinoshita bersaudara. Pertama adalah Yukinoshita Haruno di vol 6 chapter 4, Haruno memanggil Hachiman dan menawarkan untuk ke depannya apakah Hachiman mau dipanggil seperti itu. Kedua, adalah Yukinoshita Yukino di adegan ini. Untuk Totsuka, karena Hachiman melihat Totsuka sebagai malaikat, dan karena saya tidak membahas hal-hal gaib, kita abaikan kemungkinan ini.



Dalam LN, Yukino memegang pergelangan tangan Hachiman sejak mereka naik ke kereta hingga turun, sedang di anime hanya ketika kereta mengerem. Kalau kita jeli, di atas Yukino ada pegangan tangan tapi tidak dimanfaatkan oleh Yukino dan memilih memegang Hachiman. Sedang Hachiman sendiri, tidak keberatan dan malah mencari-cari topik agar tidak membahas hal itu. Saya serahkan kepada pembaca untuk menilai makna adegan ini, terlalu berbahaya untuk saya komentari =).



Hachiman teringat percakapan Yukino dan Yui di vol 8 chapter 9 dimana Yui mengajak jalan-jalan ketika Natal - tahun baru tapi Yukino mengatakan kalau dia akan pulang ke rumah. Awalnya Yukino mencoba mengelak, tapi kemudian Yukino menjelaskan secara detail. Menurut Yukino, keluarganya ketika awal tahun memang mengadakan acara, tapi kehadirannya di acara tersebut hanya dianggap figuran, oleh karena itu Yukino memilih untuk di apartemennya saja daripada menghadiri acara tersebut. Hachiman menjelaskan kalau di dunia ini akan selalu ada orang-orang semacam itu yang tidak menghargai eksistensi orang lain, melihat seseorang sebagai pengganggu, tapi justru karena dianggap tidak ada, harusnya tidak masalah jika hadir meski hanya sekedar formalitas.



Jika kita mengikuti seri ini dari volume 1, kita bisa melihat perbedaan mencolok sikap Yukino di adegan ini. Yukino memanggil Hachiman dan mengatakan selamat tahun baru dan mohon bantuannya. Mirip sebuah adegan di volume lain? Yep, volume 6.5 spesial Natal, Yukino memanggil Hachiman dan memakaikan ikat rambut hadiah natal Hachiman ke rambutnya sendiri, sembari mengatakan selamat Natal ke Hachiman. Tampaknya, Yukino benar-benar konsisten menjalankan "request" genuine dari Hachiman.



Sebenarnya, ada yang kurang di adegan ini. Hachiman membawa Komachi ikut di acara belanja ini, namun Komachi kesal kepada Hachiman, lalu meninggalkan Hachiman dan Yui belanja berdua. Ada dua teori yang sama-sama kuat mengenai alasan Komachi meninggalkan mereka berdua. Pertama, Komachi melakukannya karena ingin melihat kakaknya kencan, dan kita semua tahu ini bukan pertamakali Komachi melakukan ini. Kedua, Komachi kesal karena tahu Yukino dan Hachiman sedang dekat, tapi Hachiman malah mengajak Yui belanja bersama. Ini berdasarkan vol 9 chapter 10 dimana ketika Komachi membantu Yukino membuat kue jahe, Komachi mengatakan "tidak sabar untuk mengetahui perkembangan hubungan mereka". Kedua teori ini sama-sama punya dasar yang kuat, jadi apakah yang pertama atau kedua yang anda yakini benar? Saya serahkan kepada pembaca, dua-duanya punya dasar yang kuat.



Menurut Hachiman, Yui terlihat cocok dengan kacamata. Ini membuat Hachiman berpikir kalau dia sendiri hanya tahu sedikit soal Yui, begitu pula Yukino. Lalu dalam monolog LN, Hachiman bertanya seperti apa kegiatan Yukino ketika liburan dan ada di apartemennya. Hachiman berpikir kalau Yukino mungkin menonton video-video tentang Pan-san, oleh karena itu Hachiman memutuskan untuk menghadiahi Yukino kacamata komputer. Sebenarnya, awalnya Hachiman hendak membelikan telinga kucing/ ekor kucing/ kaos kaki kucing kepada Yukino.



Ketika memutuskan untuk makan di sebuah restoran, mereka bertemu dengan Haruno dan Hayama. Ternyata, ada acara "kumpul-kumpul" rutin antara rekan bisnis perusahaan milik keluarga Yukino di awal tahun. Seperti cerita Yukino di vol 4 chapter 5 kalau ayah Hayama adalah rekan bisnis perusahaan keluarganya, maka Hayama juga hadir disana sebagai undangan, Haruno juga hadir sebagai perwakilan keluarga. Yukino sudah menjelaskan alasannya tidak hadir, yaitu karena kehadirannya disana hanya sekedar figuran.



Tapi, Haruno kembali menjadi Haruno. Haruno menjadikan Hachiman sebagai "sandera" agar Yukino mau datang ke lokasi. Hayama yang tahu rencana Haruno ini, hanya bisa terdiam dan mengiyakan kata-kata Haruno. Kalau kita cermati, hingga detik ini Hayama masih menjadi "pion" Haruno.



Yukino kaget melihat Hachiman bersama Yui dan tahu kalau mereka baru saja belanja berdua, tampaknya Yukino cemburu. Hayama memanggil "Yukino-chan" secara tidak sengaja (bisa jadi sengaja), jika sengaja kemungkinan besar untuk menunjukkan "kuasa" kepada Hachiman kalau Hayama "pernah dekat" dengan Yukino. Kita harus camkan ini, mereka berdua adalah rival! Meskipun, HxH sebenarnya merupakan pasangan yang "ideal" *fujoshi mode*...



Ada sebuah monolog Hachiman yang tidak ditayangkan (positif thinking!) di anime, yaitu Hachiman dalam hatinya sangat ingin bertemu dengan orangtua Yukino. Ternyata, sikap dan gaya Yukino memang persis seperti Ibunya. Tapi, sifat Ibunya ini "menurun" ke Haruno. Ibu Yukino menggunakan momen ini untuk mengajak Yukino menghadiri pertemuan tahunan rekan bisnis tersebut sekaligus merayakan ulangtahunnya. Tidak lupa, Haruno memperkenalkan Hachiman dan Yui kepada Ibu Yukino. Yui memperkenalkan dirinya, tetapi Hachiman sangat gugup sehingga tidak jadi memperkenalkan dirinya. Menurut Hachiman, berkenalan dengan orang tua seorang gadis memang memberikan "pressure" kepada dirinya. Ini adalah poin dimana sebaiknya saya tidak berkomentar lebih jauh dan menyerahkan kepada pemirsa untuk menilainya sendiri.



Yukino tidak menjawab apapun atas permintaan Ibunya tersebut, lalu melirik ke arah Hachiman untuk meminta bantuan. Namun, Haruno langsung "block" opsi tersebut dengan mengatakan Hachiman adalah orang luar, kurang sopan jika meminta orang luar untuk ikut campur masalah keluarga.



  Bagi pembaca yang jeli, kita bisa melihat "clue" disini. Permasalah volume 11 alias tirani dalam keluarga Yukino tidak bisa serta melibatkan Hachiman karena ini masalah keluarga, Hachiman dipandang sebagai "orang luar". Ini berarti jika Hachiman berubah statusnya menjadi "orang dalam", harusnya bisa ikut campur menyelesaikan masalah Yukino dengan Ibunya. Bagaimana caranya agar Hachiman menjadi "orang dalam"? Saya tidak mau berkomentar karena ini sudah terlalu "berbahaya"...Lagipula, ini hanya sebuah penjabaran logika yang dibalik saja, meski ini sebuah fakta...




Tidak perlu orang pintar melihat mengapa Hachiman kesal ke Hayama, karena Hayama yang dikenal sebagai "pria baik" harusnya membantu. Hayama bisa disebut "orang dalam" karena dikenal oleh Ibu Yukino, tapi Hayama memilih diam. 



  Ada adegan LN yang dipotong oleh animenya. Setelah adegan di atas, Ibu Yukino menawarkan Yukino kalau Yukino bisa mengajak Hachiman dan Yui ke acara tahunan tersebut. Hachiman melihat dirinya dijadikan "sandera" (lagi) untuk membujuk Yukino, tentu Hachiman kesal melihat ini. Akhirnya Hachiman langsung pamit pulang, diikuti Yui. Yukino mengantar mereka berdua ke depan kafe. Di depan kafe, Yui dan Hachiman menjelaskan mengapa mereka berdua ada di Mall ini, yaitu membeli kado ulangtahun Yukino. Akhirnya, mereka memutuskan untuk memberikan kado mereka pada saat itu juga. Jadi, memberi kado di ruangan klub versi animenya merupakan "penyimpangan" dari LN.

  Ketika Yui dan Hachiman pulang dari Mall dengan menumpang lift, ada monolog penting Hachiman yang tidak ditayangkan di animenya. Yui mengatakan kepada Hachiman kalau ternyata Hayama dan Yukino memang benar-benar teman masa kecil. Lalu muncullah monolog Hachiman. Masa lalu itu selalu ada dalam pikiran manusia, dan tidak semua masa lalu yang diingat adalah memori-memori indah. Memori-memori kelam dan indah terdapat di pikiran, dan dengan bertambahnya usia, perbedaan keduanya semakin besar dan besar.

  Mari kita tidak usah kode-kode seperti monolog Hachiman. Dalam monolog di atas, Hachiman cemburu karena Yukino dan Hayama teman sejak kecil. Ini juga yang membuat Hachiman gusar ketika perkemahan musim panas hingga harus memastikan itu dengan bertanya langsung ke Yukino, volume 4 chapter 5. Argumen ini awalnya lemah, tapi semakin dalam kita membaca volume 10, maka kejadian-kejadian Hachiman cemburu dengan kedekatan HayamaxYukino semakin menjadi-jadi, terutama setelah ada gosip mereka berdua berpacaran.





Grup Miura dan Hayama sedang membicarakan kuisioner jurusan yang mereka terima hari itu. Yui, Ebina, Ooka, dan Yamato memilih IPS. Hayama mengatakan akan menyerahkan kuisioner tersebut ke ruang guru dalam perjalanan ke klub sepakbola nanti dan merahasiakan pilihan jurusannya. Sedang Tobe dan Miura, masih bimbang. Miura jelas, dia pasti ingin satu jurusan dengan Hayama. Kalau Tobe? Kita semua bisa menebak, sebingung-bingungnya Tobe, pada akhirnya dia pasti akan memilih jurusan dimana dia bisa dekat dengan Ebina, yaitu IPS.



Ooka bertanya kepada Hayama apakah gosip HayamaxYukino benar adanya? Karena ada yang melihat Hayama dan Yukino berada di sebuah kafe (padahal ada Yui, Hachiman, dll di TKP). Karena obrolan grup Miura dan Hayama paling berisik di kelas, bahkan Hachiman bisa mendengar obrolan mereka dari pojokan, gosip mulai menyebar dengan cepat.



Tidak seperti biasanya, MrNiceGuy kita kali ini kesal kepada Ooka. Hayama yang kita tahu pasti akan tersenyum dan menebar aura The Zone, tapi kali ini tidak.



  Oke, daripada kita tanya-tanya lagi, jawabannya ada di volume 11 dan 4. Gosip serupa pernah menimpa Hayama setelah menerima coklat Yukino ketika SD. Merasa itu coklat cinta, Hayama membiarkan gosip itu (karena Hayama menyukai Yukino) dan Yukino menjadi "objek" bully para gadis di sekolahnya. Kenyataanya, itu hanya coklat persahabatan dan Yukino kesal kepada Hayama. Mungkin Hayama jauh lebih kesal karena cintanya tidak seperti yang diharapkan (coklat persahabatan). Ini seperti membahas masalah insiden Kaori di depan Hachiman, bahkan Hachiman di arc II ketika membahas insiden Kaori sudah keluar keringat dingin!




Ada sebuah monolog ketika Hachiman sedang berjalan menuju klub setelah mendengar masalah gosip HayamaxYukino. Hachiman merasa kesal mendengar orang-orang di sepanjang perjalanan menggosipkan itu, bahkan Hachiman mengatakan bahwa dia seperti gila saja memikirkan itu. Ini juga merupakan poin dimana saya memilih untuk tidak berkomentar, saya menyerahkannya kepada pembaca. Becanda!!! Saya akan berkomentar, tampaknya Hachiman cemburu!

  Jika alasan Hachiman kesal karena Hachiman tidak suka gosip, maka harusnya Hachiman kesal ketika Yukino bercerita soal gosip HachimanxYukino di penginapan Kyoto ketika darmawisata. Mengapa Hachiman santai saja waktu itu? Sederhana, karena gosip itu adalah gosip yang ingin Hachiman dengar. Sedang gosip kali ini membuat Hachiman gila, karena ini adalah gosip yang harusnya tidak boleh didengar oleh Hachiman.




Iroha ternyata sudah datang terlebih dahulu. Iroha beralasan dia mampir karena hendak mengambil barang-barang sisa event kolaborasi Natal yang ditaruh di klub relawan. Tentunya, bukan itu motif sebenarnya. Iroha langsung bertanya ke Yukino apakah gosip HayamaxYukino itu benar adanya. Yukino lalu menegaskan kalau gosip itu tidak benar.



Yui menjelaskan ke Yukino kalau gosip itu beredar karena ada yang melihat mereka di kafe kemarin.



Saya serahkan kepada "pihak yang berwajib" untuk mengkomentari adegan ini...



Yukino lalu memulai kegiatan rutin klub relawan, yaitu menjawab e-mail konsultasi. Bagi yang tidak tahu apa itu e-mail konsultasi, bisa membaca vol 7.5 side story 1. Yukino memakai kacamata komputer hadiah dari Hachiman tersebut dan meminta pendapat Hachiman. Saya menolak berkomentar soal ini, karena terlalu berbahaya! Disini juga Hachiman mulai berkeringat dingin ketika Iroha bertanya lebih jauh soal kacamata tersebut, Hachiman takut ketahuan kalau kacamata tersebut berasal darinya.



Ada sebuah e-mail dari Yumiko yang bertanya bagaimana caranya bisa tahu pilihan jurusan seseorang di kelas 3. Awalnya, mereka semua tidak paham maksud e-mail Miura tersebut. Tapi, Iroha bisa menterjemahkannya. Menurut Iroha, Miura ingin tahu apa pilihan jurusan Hayama. Yukino memutuskan untuk menerima request tersebut dan mengerjakan request tersebut "semampu mereka". Dalam anime, setelah adegan ini, Miura datang ke klub. Tapi, dalam LN tidak begitu. Esok harinya mereka mencoba menanyakan langsung request Miura tersebut ke Hayama. Adegan ini juga menjadi bukti kalau semua request yang diterima oleh klub, "tidak wajib" hasilnya harus sesuai ekspektasi.



Sebenarnya, Hachiman "mengintai" aktivitas klub sepakbola lebih dari seminggu untuk mencari momen dimana bisa bertemu Hayama. Namun, belakangan ini Hayama seperti sibuk dan jarang terlihat. Yui dan Yukino membelikan Hachiman MAX COFFEE hangat. Hachiman meminta Yukino dan Yui untuk pulang lebih dulu, karena Hachiman sendiri yang akan bertanya ke Hayama. Hachiman berpikir, kalau Yukino ikut dengannya dan bertemu Hayama, maka hanya membuat gosipnya bertambah ramai. Sedang Yui, Hachiman berpikir kalau Hayama di kelas tidak mau memberitahukan jurusannya sedikit banyak ada faktor Yui, sehingga Yui lebih baik pulang saja. Karena request ini "dikerjakan semampunya saja", mereka menyerahkan wawancara hari itu ke Hachiman.



Ada adegan penting yang tidak diceritakan di animenya, hanya di LN saja. Hachiman bertanya ke Tobe dimana Hayama, tapi Tobe malah bingung dan gugup. Karena merasa tidak ada hasil, Hachiman memutuskan untuk pulang saja dan mengambil sepedanya di tempat parkir. Di tempat parkir tersebut, Hachiman melihat Hayama dengan seorang gadis (yang Hachiman duga siswi kelas 2) membicarakan sesuatu. Tampaknya, gadis tersebut menembak Hayama. Setelah gadis itu pergi, Hayama membalikkan badannya dan melihat Hachiman disana.



Menurut Hayama, kejadian seperti itu mulai marak belakangan ini. Tampaknya, ini menjawab mengapa Hayama terlihat sibuk. Mendengar Hachiman bertanya jurusannya, Hayama menebak kalau itu adalah request seseorang ke klub. Hachiman membenarkan itu dan mengatakan kalau ini hanya sebatas "pekerjaannya" saja. Hayama lalu membuat request kepada Hachiman, yaitu agar tidak mengganggunya lagi dengan hal-hal itu.


  Kita tahu, Hayama bukanlah orang bodoh. Bertanya jurusannya kelak dan merupakan request seseorang ke klub, berarti itu bukan request dari Yukino, Hachiman, dan Yui. Sekarang kita lebarkan dugaan ke teman-teman Hayama. Yui, Ebina, Ooka, dan Yamato sudah memutuskan kalau mereka akan memilih IPS, berarti mereka berempat keluar dari daftar tersangka. Hanya ada dua orang yang belum memilih jurusannya, yaitu Tobe dan Miura. Sedang baik pembaca dan Hayama tahu, Tobe menyukai Ebina. Artinya, jika memang demi kebaikan Tobe dan mensupportnya, maka biarkan Tobe memilih sendiri dan itu berarti Tobe pada akhirnya akan memilih IPS yang tentunya mengharapkan bisa sekelas dengan Ebina lagi. Hanya tersisa satu orang "tersangka", Miura Yumiko!



Hayama lalu memberikan Hachiman pertanyaan, bagaimana jika Hachiman berada di posisi Hayama?


  Sebenarnya, makna tindakan Hayama ini ada di bagian akhir arc ini. Tapi ada baiknya tidak dibiarkan "digantung" disini. Hayama bukan ingin secara sengaja merahasiakan jurusannya, tapi merahasiakan jurusannya adalah satu-satunya pilihan yang ada saat ini. Kelas IPA mayoritas diisi laki-laki, sedikit sekali gadis yang memilih jurusan itu. Tobe, sahabat Hayama sejak SMP, menyukai Ebina, member grup Miura. Masalahnya, Hayama harus terlihat dekat dengan Miura agar para gadis di SMA Sobu berhenti menembaknya. Miura yang dijuluki "ratu", karena selama ini terlihat dekat dengan Hayama, membuat para gadis di SMA Sobu berpikir dua kali untuk menembak Hayama. Dengan adanya gosip HayamaxYukino, maka kedekatan MiuraxHayama diragukan. Ini membuat banyaknya gadis yang berusaha menembak Hayama menjadi meningkat frekuensinya belakangan ini.

  Oleh karena itu, Hayama selalu menekankan kepada Hachiman kalau dia bukanlah pria baik seperti yang Hachiman kira, karena dia selama ini memanfaatkan Miura. Masalah timbul ketika Tobe menyukai Ebina, dan Ebina hanya ingin menganggap Tobe sebatas teman. Hanya masalah waktu saja Tobe akan menembak Ebina, ditolak, dan membuat hubungan Miura-Hayama semakin rumit. Sekedar info, Miura merupakan teman dekat Tobe. Bahkan Miura adalah "tempat curhat pertama" Tobe soal Ebina.

  Satu-satunya peluang untuk lepas dari semua "kekacauan" ini ada di kelas 3. Jika Hayama memilih IPA, dia tidak akan bertemu banyak gadis, terpisah dari IPS yang berada di lantai atas. Hayama tahu Miura tidak punya nilai akademis yang mumpuni untuk masuk IPA (dijelaskan nanti), oleh karena itu jika Hayama masuk IPA, maka akan terlihat wajar jika Hayama tidak bisa berkumpul lagi dengan Miura yang memilih IPS. Hayama bisa "pisah" dengan Miura yang dia gunakan sebagai "alat pengusir fans" secara wajar, tidak terseret jadi musuh dalam selimut percintaan Tobe (lagi), dan lebih sedikit gadis yang dia kenal di IPA. Skenario yang sempurna!

  Masalah timbul ketika Miura ingin tetap sekelas, atau setidaknya satu jurusan dengan Hayama di kelas 3. Lambat laun jika terus bersama Miura, motif Hayama menggunakan Miura selama ini akan ketahuan, dan ini hanya akan membuat Miura terluka. Hayama tidak ingin membuat Miura terluka. Oleh karena itu, Hayama harus merahasiakan jurusannya. Posisi dilematis Hayama ini mirip dengan apa yang Hachiman hadapi dengan Yui. Hachiman tidak ingin melihat Yui terluka dengan jawabannya, sehingga berusaha menggantung Yui selama mungkin. Tampaknya skenario Watari di volume 10 memang sangat rapi dan baik, menyusun sedemikian rupa sehingga merefleksikan kondisi Hachiman selama ini. Bahkan kondisi rapat Kaihin-Sobu di volume 9 merefleksikan kondisi Hachiman juga!





Miura datang ke klub, awalnya mereka berpikir Miura hendak bertanya soal hasil requestnya. Miura membenarkan itu, tapi dia menambahkan maksud kedatangannya. Miura menanyakan gosip HayamaxYukino, yang kemudian Yukino sangkal. Miura masih tidak percaya begitu saja karena itu pertamakalinya melihat wajah Hayama kesal, yaitu ketika Ooka membahas gosip itu. Miura berpikir ada sesuatu diantara Yukino-Hayama di masa lalu yang tidak Miura ketahui. Yukino lalu berkata, meski dia beritahu, Miura pasti tidak akan percaya begitu saja. Tentu saja, Miura pasti hanya ingin mendengar apa yang ingin Miura dengar. Buktinya, meski Yukino sudah 2x membantah HayamaxYukino, Miura tetap tidak percaya begitu saja.


  Sebenarnya, kejadian ini sedikit tricky. Yui harusnya mengevaluasi kata-kata Miura dan berkaca ke dirinya sendiri. Adegan pengakuan Hachiman tempo hari, Yukino hanya terdiam, Hachiman terus membantah Yui, lalu Yukino lari ke atap. Setelah itu, seusai event kolaborasi, Yukino sambil tersenyum mengatakan sedang mengerjakan request genuine Hachiman. Ada sesuatu yang jelas Yui lewatkan, dan itu terjadi di masa lalu antara Hachiman dan Yukino, dimana Yui tidak melihat dengan mata kepalanya sendiri. Mungkin, hanya saya saja yang berpikir seperti ini...mungkin...





Dalam LN, Hachiman memegangi lengan Yukino dan menasehatinya untuk tenang. Yukino mengatakan asalkan ada seseorang yang memahaminya, maka tindakannya akan selalu terkontrol. Sebenarnya, jika jeli, ini mengingatkan anda tentang sesuatu, tidak? Yeah, ini mengingatkan tentang pengakuan Hachiman di vol 9 chapter 6 kalau Hachiman ingin bisa memahami seseorang. Dengan kata lain, Yukino berusaha menegaskan kalau...

  Ini ditegaskan sendiri oleh Miura, ketika menanggapi kata-kata Yukino ini. Miura mengatakan Yukino enak karena punya seseorang yang memahaminya. Sedang Miura sendiri, dia kesulitan untuk memahami Hayama, karena Hayama sangat tertutup. Jelas disini, yang dibahas adalah pria (pasangan). Baik Yukino dan Miura, membahas tentang "prianya"...

  Sekali lagi...mungkin hanya saya saja yang berpikir seperti ini...(sombong amat nih admin!). Becanda lah, pastinya pembaca sudah tahu soal ini...Bisa mengoperasikan komputer dan terhubung ke internet pastilah pembaca yang intelektual, benar tidak?





Miura mengatakan kalau dia tidak mau membahas masa lalu Hayama dan soal gosip itu, tapi Miura menginginkan masa depan Hayama *buset!*. Miura ingin tahu masa depan Hayama, ingin bersamanya, karena Miura ingin mengenal Hayama lebih jauh...Yukino tidak bisa mengatakan apapun karena request itu sebenarnya request yang "resmi" sedang dijalankan oleh klub. Namun, Hachiman mengatakan akan melakukan sesuatu soal itu. Meski Miura sudah diingatkan oleh Hachiman, kalau Hayama pada dasarnya tidak ingin orang lain tahu jurusannya, ini berarti semua tindakan "menginvestigasi jurusan Hayama" bisa berujung membuat Hayama membenci Miura. Miura mengatakan tidak masalah dengan itu.


  Dalam adegan ini, ada monolog dari Hachiman. Di volume 8, Hachiman berpikir kalau baik dirinya dan Yukino, ada sebuah batas yang tidak boleh Hachiman lewati, salah satunya adalah privasi. Hal-hal yang menyangkut masalah pribadi Yukino, bukanlah sesuatu yang bisa Hachiman tanyakan ke Yukino. Meski sebenarnya, Hachiman ingin bertanya lebih dalam tentang Hayama-Yukino, Hachiman memilih untuk menunggu Yukino untuk mengatakan itu kepadanya.

  Tapi, Hachiman bertanya pada dirinya sendiri, apakah yang Miura lakukan ini benar? Miura dan Yukino "bermusuhan", sampai membuat request itu ke klub yang dipimpin Yukino berarti Miura sudah hampir putus asa alias kehabisan opsi untuk mencari tahu jurusan Hayama. Sedang Miura sendiri tahu, masalah jurusan dan mengapa Hayama tidak mau memberitahu itu, adalah masalah pribadi Hayama, bukan sesuatu dimana orang lain bisa ikut campur.

  Jadi, ada sebuah garis antara Miura-Hayama yang tidak boleh mereka lewati. Tapi, Miura memutuskan untuk melewati garis tersebut dengan "lancang" untuk mencari tahu jurusan Hayama. Jika Hayama bersikeras tidak memberitahukan jurusannya, maka request Miura ini sangat berpotensi membuat Hayama membenci Miura. Begitu pula dengan Hachiman-Yukino, jika Hachiman melewati garis diantara mereka dan mulai ikut campur urusan pribadi Yukino, maka bisa jadi Yukino membenci dirinya.

  Penasaran dengan ending masalah Miura-Hayama ini, Hachiman meyakinkan Miura kalau dia akan memberikan yang terbaik untuk ini. Mungkin Hachiman menjadikan ini sebuah "percontohan" atau "simulasi" seandainya suatu hari nanti dia melewati garis tersebut.





Ada adegan LN yang tidak ditayangkan animenya. Pada jam pelajaran olahraga, Pak Atsugi, Guru Olahraga mengadakan simulasi "marathon kecil" dengan menyuruh siswanya berlari sekitar 4km mengelilingi area sekitar sekolah. Hachiman melihat ini sebagai peluang untuk melakukan investigasi. Hachiman menunggu momen dimana Tobe berlari sendirian dan bertanya soal jurusan Hayama. Tobe berkata kalau Hayama tidak memberikan satupun petunjuk soal jurusannya. Juga, Tobe membahas mengenai kejadian inisial "Y" di perkemahan musim panas. Lebih dari itu, adegan ini juga menunjukkan kalau Tobe sebenarnya menganggap Hachiman sebagai teman akrab. Hikitani-kun itu adalah sebuah panggilan "sobat".



Merasa tidak ada hasil, Hachiman lalu merubah pola investigasinya. Bagaimana jika mencari petunjuk dari seseorang yang mirip Hayama? Ketua klub olahraga...Totsuka Saika! Seperti yang sudah diduga, Totsuka juga tidak tahu jurusan Hayama. Bagaimana dengan jurusan Totsuka sendiri? Totsuka mengatakan akan kuliah di Universitas Waseda, jurusan olahraga. Jadi masuk IPA atau IPS di kelas 3 tidak ada pengaruhnya, oleh karena itu Totsuka memutuskan untuk masuk IPS agar bisa bersama-sama Hachiman lagi.



Ada sebuah adegan menarik di LN yang tidak dicover anime. Sebelum pergi, Totsuka mengatakan sesuatu ke Hachiman. "Apakah kau bertemu denganku karena memang ingin tahu jurusan Hayama?", "Ataukah karena kau ingin tahu jurusanku?", "Ataukah kau ini sedang galau dengan beredarnya gosip tersebut?". AKU INGIN MELINDUNGI SENYUM ITU...Eits, yang terakhir tadi jangan dipikirkan lebih jauh!

  Tampaknya, Totsuka setidaknya tahu kalau Hachiman sedang "galau" dengan gosip YukinoxHayama. Ini juga menyambung "petunjuk" dari volume 9 chapter 10 dimana Komachi mengatakan ke Yukino kalau "tidak sabar ingin mengetahui perkembangannya". Apakah ini petunjuk dari Watari? Entahlah...Saya sendiri malas untuk menjawabnya. Tapi pastinya, ini bukan petunjuk yang terakhir. Di ending arc ini, ada petunjuk lagi berasal dari Haruno.

  ...

  Esoknya, ketika hendak ke klub, dalam perjalanan Hachiman bertemu dengan Hiratsuka-sensei. Sensei mengatakan kalau ada surat resmi dari sekretariat OSIS SMA Sobu kepadanya untuk mengirimkan perwakilan Klub Relawan besok sepulang sekolah. Tujuannya, membantu persiapan Seminar Akademik yang diselenggarakan OSIS SMA Sobu. Tampaknya, ini semacam pekerjaan kasar untuk mengatur ruangan. Seminar akademik ini menurut Sensei, adalah seminar yang berisi penjelasan tentang jurusan-jurusan yang prospek, lalu ada sesi konsultasi dengan mahasiswa, alumni, dan senior kelas 3 yang masuk jalur rekomendasi. Seminar ini menyasar siswa kelas 2 yang masih bingung dengan pilihan jurusannya.




Ada adegan LN yang tidak dicover animenya juga. Setelah berpisah dengan Sensei, Hachiman masuk ke ruangan klub dimana hanya ada dirinya dan Yukino disana, Yui belum datang. Suasana menjadi sangat awkward karena mereka berdua hanya terdiam saling menatap mata satu sama lain. Untuk mencairkan suasananya, Yukino menyiapkan teh sedang Hachiman menjelaskan alasannya agak telat. Hachiman mengatakan kalau dia bertemu Sensei dan menyampaikan ada request dari OSIS untuk "bantu-bantu" persiapan seminar besok. Yukino mengatakan akan datang membantu juga, meski Hachiman mengatakan tidak perlu karena kemungkinan hanya pekerjaan "kasar".



Ternyata, Yui datang tidak lama kemudian dan membawa Ebina untuk diwawancarai. Seperti yang diduga, tidak ada petunjuk berarti tentang jurusan Hayama. Ebina pamit dengan mengucapkan selamat tinggal ke Yui dan Yukino. Ebina memberikan "clue" agar Hachiman mengejarnya karena Ebina tidak pamit ke Hachiman. Akhirnya, Hachiman yang berpura-pura pergi ke toilet mengejar Ebina di lorong sekolah.



Ebina ternyata berada dalam mode "real Ebina" yaitu gadis serius. Ebina mengatakan kepada Hachiman kalau usaha klub relawan hanya akan sia-sia. Hayama bukanlah pria yang akan dengan mudahnya memberitahukan itu ke teman-temannya. Jika grupnya sendiri tidak tahu, mustahil orang luar tahu. Hayama adalah pria yang baik, mungkin ada benarnya jika mereka menghormati keputusan Hayama. Tidak lupa, Ebina mengatakan Hayama akan berusaha memenuhi ekspektasi semua orang, termasuk memenangkan Marathon Chiba.



Iroha memprediksi kalau Hachiman sendiri yang akan datang, karena ini hanya pekerjaan kasar. Ternyata, Yui dan Yukino juga datang. Iroha juga memberikan kode "Aku tidak akan menjadi seperti ini jika saja aku tidak menuruti permintaan dari seseorang" *sambil mengedip-ngedipkan matanya*. Silakan anda nilai sendiri apa maksudnya. Juga, Iroha mengatakan akan keluar sebentar karena harus menyambut para pengisi acara yang terdiri dari para senior dan alumni. Jika kita membahas "alumni SMA Sobu", saya yakin di kepala Yukino dan Hachiman akan terbayang image satu orang...

Lagi-lagi adegan tidak ditayangkan di animenya. Saki ternyata sedang mengintip ke arah ruang seminar. Ketika bertemu Hachiman, Saki langsung salah tingkah. Ternyata, Saki hendak mengikuti seminar. Saki ingin mengkonsultasikan nilai-nilai akademisnya dengan pilihan jurusannya. Saki berencana memilih jurusan Liberal Art di universitas negeri dengan jalur rekomendasi/prestasi. Hachiman juga memberitahu Saki kalau dia akan memilih Liberal Art juga, hanya saja di universitas swasta. Saki juga berharap kalau Hachiman masih mau bermain dengan Keika meski kelas 3 dan paska SMA terpisah. Kode-kode? Silakan anda artikan sendiri. 



Ketika mbak alumni tiba, Yukino memanfaatkan itu untuk bertanya jurusan Hayama. Malah, Haruno mengatakan tidak tahu dan menyuruh Yukino yang bertanya sendiri. Haruno juga berbalik tanya mengenai jurusan Yukino ketika kuliah, dan itu adalah perintah Ibunya. Yukino tidak pernah memberitahu apapun soal jurusan kuliahnya kelak. Disini, Iroha juga bercerita kalau sekolah sedang ramai gosip HayamaxYukino, tapi ekspresi Haruno datar-datar saja dan mengatakan gosip seperti itu juga dulu pernah terjadi.


  Jika merunut pengakuan Haruno di vol 5 chapter 6, Haruno sudah punya rencana sendiri tentang akan kuliah kemana setelah lulus SMA. Namun, Ibunya memaksa Haruno untuk memilih jurusan dan universitas tertentu agar menjaga nama baik keluarga dan memiliki kompetensi dalam memimpin perusahaan-perusahaan keluarga kelak. Bisa ditebak, keinginan Ibu Yukino untuk tahu jurusan Yukino kelak ini untuk memastikan apakah pilihan jurusan Yukino "sejalan" dengan kebijakan dirinya. Jika tidak, maka akan "dibetulkan" seperti yang terjadi dengan Haruno.

  Ada adegan LN yang tidak ditampilkan animenya (lagi). Seusai "bantu-bantu" persiapan seminar, mereka bertiga kembali ke klub dan minum teh. Disitu Yukino mengatakan "Hikigaya-kun, dulu pernah kuceritakan tentang ayah Hayama-kun, benar?". Disitu Yui sebenarnya agak curiga, mengapa Hachiman tahu soal hal pribadi tersebut, dimana Yukino sendiri tidak pernah menceritakan itu ke Yui. Lalu, Yukino menjelaskan kalau ayah Hayama pemilik firma hukum yang sering bekerjasama dengan perusahaan keluarganya. Kakek Hayama dulunya adalah dokter pribadi keluarga Yukino. Ibu Hayama adalah dokter.





Haruno mengatakan kalau dia menunggu Yukino dan hendak mengajaknya pulang bersama. Tapi, karena Yukino pulang lebih dulu, akhirnya Haruno meminta Hachiman untuk menemaninya. Ternyata, Haruno meminta tolong Hachiman agar menanyakan jurusan Yukino. Ini bukan keinginan Haruno, tapi demi perintah Ibunya. Meski berkali-kali Hachiman mengatakan tidak mau, Haruno seakan-akan tidak mendengar hal tersebut dari Hachiman.


  Jika jeli, Haruno ini sebenarnya berbohong dengan mengatakan menunggu Yukino untuk pulang bersama. Haruno punya nomor HP Yukino, dan jika memang berniat pulang bersama, harusnya sejak awal meminta itu ke Yukino. Satu-satunya alasan yang logis adalah Haruno memang berniat menunggu Hachiman dan meminta tolong Hachiman untuk menanyakan perihal jurusan Yukino. Haruno berkeyakinan kalau yang bertanya itu Hachiman, Yukino akan memberitahukannya. Mengapa begitu?



Pertanyaan tersebut dijawab di adegan selanjutnya. Setelah Hachiman mengatakan Hayama juga tidak mau memberitahukan jurusannya, Haruno menjawab: "Karena mereka sedang menunggu orang yang benar-benar mencari mereka". Dengan kata lain, Hayama akan memberitahukan itu jika yang bertanya itu adalah orang yang tepat. Orang yang benar-benar ingin tahu masa depannya. Dan juga, ini berlaku dengan Yukino. Apakah Haruno yakin kalau orang yang ditunggu Yukino adalah Hachiman? Well, kita lihat saja selanjutnya...




Esok pagi adalah Marathon Chiba. Itu artinya, besok malam adalah deadline jawaban klub relawan atas request Miura. Hachiman memikirkan berbagai pendekatan mengenai jurusan Hayama. Tapi, tiba-tiba ada sesuatu yang terpikirkan oleh Hachiman. "Sebenarnya, Yukinoshita ketika kuliah nanti akan memilih jurusan apa?". Tentunya, ini hanya ada di novelnya, anime tidak menayangkan ini.


  Mari kita analisa monolog Hachiman di atas. Mengapa Hachiman sangat tertarik dengan kemana Yukino akan pergi kelak? Mengapa Hachiman tidak tertarik tentang kemana Yui akan pergi kelak? Mengapa tidak dengan Iroha akan memilih apa di kelas 3? Mengapa tidak dengan Ebina akan kemana ketika lulus SMA?

  Mengapa Hachiman hanya mempertanyakan kemana gadis yang bernama Yukinoshita Yukino ini akan pergi setelah lulus SMA?

  Para pembaca pasti akan menjawab dengan jawaban yang akan memuaskan mereka. Jika tidak menyukai Yukino, pasti akan menjawab kebetulan, ini tidak ada di novel, dll. Jika menyukai Yukino, pasti akan menjawab karena Hachiman kangen Yukino, dll. Mari kita berpikir dengan logika dan punya landasan yang kuat.

  Jawabannya, sebenarnya sudah tersaji di monolog volume 6 chapter 10
           Dia dan diriku tidaklah sama...
           Mungkin karena itulah...
           Mungkin karena itu...
           ...Ketika kita saling berbicara satu sama lain, aku selalu merasa percakapan tersebut menyenangkan dan menyegarkan.

  Sederhananya, meski Hachiman sudah memilih jurusannya dan mengatakan ke Yukino, bisa jadi mereka akan berpisah karena memiliki jalan yang berbeda. Meski Hachiman akan merindukan perasaan menyenangkan itu, Hachiman tidak bisa merubah pilihan jurusannya hanya karena Yukino memilih jurusan lain. Itu karena Yukino membenci Hachiman yang tidak jadi dirinya sendiri.

  Jika Hachiman merubah jurusannya yang sudah dia koar-koarkan di masa lalu, maka dia tidak menjadi dirinya sendiri. Namun, Yukino sendiri tidak mengatakan jurusannya. Mungkinkah ada di dunia ini gadis yang mau berkorban demi Hachiman? Seperti idealisme yang Hachiman yakini di vol 3 chapter 4...Yukino mau memilih jurusan yang sama dengannya, dan memilih universitas yang sama dengannya...tampaknya itu hal yang mustahil!





Kembali ke Hayama, semua orang yang kenal Hayama mengatakan Hayama itu orang baik. Tapi hanya ada satu orang yang mengatakan Hayama itu tidak baik, yaitu Hayama sendiri. Kembali ke adegan melihat taman batu di Kyoto, vol 7 chapter 7, Yukino dan Hachiman punya pendapat yang berbeda soal makna taman batu tersebut. Yang tahu makna taman tersebut adalah si pembuatnya. Tentunya jika semua orang mengatakan Hayama baik, tapi Hayama sendiri berkali-kali mengatakan tidak. Siapa yang bisa dipercaya?


  Saya harap anda tidak bosan banyak tulisan di artikel ini. Mari kita berpikir seperti Hachiman dan menaruh semua fakta-fakta yang diperoleh:

  1. Mencoba percaya dengan deskripsi Hayama dari Hayama sendiri, Hayama bukanlah pria yang baik.
  2. Sejak gosip HayamaxYukino beredar, banyak gadis yang menembak Hayama. Bukankah harusnya tambah sedikit karena Hayama "ada yang punya?"
  3. Menurut Zaimokuza, gadis yang meminati IPA sangat sedikit.
  4. Tobe dan Hayama adalah teman sejak SMP. Tobe menyukai Ebina. Ebina sendiri adalah member grup Miura. Hayama dan Miura berteman dekat. Tobe adalah teman dekat Miura.
  Sederhananya, Hayama memanfaatkan Miura agar para gadis berhenti menembaknya. Karena para gadis takut ke Miura. Ada peluang bagi Hayama lepas dari status memanfaatkan Miura secara alami dengan memilih IPA. Tapi, jika Miura juga memilih IPA maka besar peluang Miura akan terus "menempelnya" di kelas 3. Hayama harus segera meninggalkan ketergantungannya dengan Miura karena Tobe cepat atau lambat pasti akan menembak Ebina, ditolak, dan membuat hubungan pertemanan antara Miura-Hayama menjadi kompleks. Maka, satu-satunya jalan bagi Hayama adalah merahasiakan jurusannya.






Menurut Ebina, Hayama akan berusaha memenuhi ekspektasi semua orang, termasuk menjuarai Marathon Chiba. Tapi, satu-satunya peluang untuk bicara dengan Hayama adalah di Marathon Chiba, selain itu peluangnya sangat tipis Hayama mau meladeninya. Bagaimana agar Hayama mau berbicara dengannya? Marathon adalah lari sepanjang 42,195km. Kecepatan larinya pasti lambat-sedang. Hachiman bisa mengatasinya. Agar Hayama mau meladeninya, Hachiman harus membuat situasi dimana Hayama tidak panik dan mulai berlari cepat karena melihat rival-rival marathonnya hendak menyusul. Jika situasi itu terjadi, maka Hachiman tinggal berlari bersama Hayama di urutan terdepan. Mau tidak mau, Hayama pasti akan mendengarkan kata-katanya. Tapi, bagaimana bisa membuat para rivalnya tidak menyalip? SABOTASE MARATHON! Akhirnya, apa yang Totsuka inginkan di arc III tercapai, Hachiman membutuhkan bantuan Totsuka dan member klub tenis.



Ada adegan LN yang tidak ditayangkan animenya. Sebelum berangkat, Yui memberikan semangat sambil berteriak. Tapi Yukino tidak bisa berteriak dan suaranya tidak terdengar. Hachiman tidak tahu apa yang dikatakan Yukino. Tapi, Hachiman yakin kalau Yukino sedang menyemangatinya dan dirinya merasa bersemangat. Seperti semboyan LN ini, manusia hanya ingin mendengar apa yang dia ingin dengar. Salahkan penulis novelnya jika terlalu banyak kode-kode antara Yukino dan Hachiman di arc ini!



Ketika start hampir dimulai, Hachiman meminta tolong Zaimokuza untuk ikut mensabotase marathon. Ada rute marathon dimana melewati jalan pinggir pantai yang sempit, hanya cukup untuk 3 orang berjejer. Hachiman meminta Zaimokuza untuk berlari lambat-selambat-lambatnya agar peserta yang dibelakang juga ikut melambatkan dirinya.



Sesuai rencana, Totsuka dan member klub tenis sejak start langsung berlari cepat hingga di belakang Hachiman dan Hayama. Setelah masuk jalur pinggir pantai, mereka membuat tembok besar yang berlari bersama-sama secara lambat. Akhirnya, peserta marathon di belakang mereka juga melambat, menyisakan hanya Hachiman dan Hayama di depan. Karena ini adalah event yang tidak ada pengaruhnya terhadap nilai akademis, para peserta menjalaninya dengan santai.



Checkpoint dimana para pelari akan berbalik ke arah SMA Sobu berada di jembatan Maihama, Pelabuhan Tokyo, dibawah pengawasan Pak Atsugi. Setelah melewati checkpoint itu, Hachiman mulai mengatakan kepada Hayama tentang kebenaran semua tindakan Hayama selama ini.



Selama itu pula, Hayama hanya diam mendengarkan kata-kata Hachiman. Dikatakan hanya memanfaatkan Miura, memilih IPA sebagai "jalur aman", dll. Hayama tidak bisa membantah ataupun mengiyakan. Jika membantah, sama saja memberitahu kalau dia tidak akan masuk IPA, alias memilih IPS. Jika membenarkan, maka sama saja mengatakan dengan akan masuk IPA. Sebenarnya, ini yang diincar oleh Hachiman, sebuah jawaban YA atau TIDAK dari Hayama, daripada mengatakan IPA atau IPS.



Hayama tiba-tiba berhenti, dan mengatakan "kau cukup luar biasa". Lalu Hachiman menyimpulkan itu sebagai tanda "sepakat", artinya Hayama memang akan memilih IPA. Hayama berkata kalau Hachiman jangan menyimpulkan secepat itu. Hayama lalu terdiam, menunggu "gerombolan korban sabotase" melewati mereka.



Akhirnya terungkap, kalau Hayama sebenarnya membenci Hachiman. Oleh karena itu, Hayama akan selalu menganggap Hachiman berada di standar yang tinggi, sehingga kekalahannya itu akan terasa nyaman baginya.


  Hayama tidak menyukai Hachiman, Hayama merasa kalah sesuatu dari Hachiman. Artinya, Hachiman memperoleh sesuatu dimana Hayama tidak bisa memperolehnya. Hayama akan selalu menganggap Hachiman tinggi, dengan begitu Hayama merasa nyaman dan wajar jika kalah dengannya. Sebenarnya, apa "sich" yang mereka "perlombakan"? Atau secara kasar, apa sih yang mereka "perebutkan"?

  Pembaca yang membaca dengan mengutamakan emosi pasti langsung menjawab sesuai apa yang mereka inginkan. Tapi saya tidak bisa memberikan jawaban seperti itu, karena saya tahu anda membaca artikel ini karena anda tahu disini menyajikan jawaban-jawaban yang logis daripada bacaan "tempat lain".

  Pertama, kita analisa dari info-info yang tertera di artikel ini, yaitu Hayama teman Yukino sewaktu kecil. Hachiman tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka ketika SD dulu. Kedua, ada petunjuk penting di novelnya yang tertulis di volume 4 chapter 7. Sayangnya, saya tidak mentranslate itu, tapi anda bisa membaca versi bahasa Inggrisnya di tempat lain. Di adegan ketika Hachiman menjelaskan strateginya tentang acara jerit malam untuk para siswa SD. Setelah menjelaskan strateginya untuk memecah pertemanan grup para siswi SD tersebut:

  Hachiman : "Manusia yang paling menakutkan adalah orang yang paling dekat denganmu. Karena kau mempercayai mereka, sehingga akan sangat sakit rasanya ketika melihat mereka menusukmu dari belakang...dst dst. Orang ketika berada dalam keadaan terdesak, mereka akan menunjukkan siapa mereka yang sebenarnya. Dst...dst"

  Hayama : "Tapi itu tidak akan menyelesaikan masalahnya, bukan?"

  Hachiman : "Memang tidak, tapi itu bisa menghilangkan masalahnya."

  Hayama : "Jadi seperti itu ya cara berpikirmu...Tampaknya aku mulai tahu mengapa dia(gadis) dekat denganmu."

  Cuplikan dialog di atas, menunjukkan suatu momen dimana Hayama tidak bisa dekat dengan gadis itu, tapi Hachiman bisa. Siapa gadis itu? Tentu saja kita semua tahu, Yukinoshita Yukino.

  Karena rasa tidak suka itu disertai kata "selalu menganggap dirimu..." maka ini berarti kegiatan ini sudah berlangsung sejak lama. Misalnya ketika Hayama tahu Yukino dan Hachiman dekat seperti volume 1. Dan mengetahui mengapa Hachiman bisa dekat di vol 4 chapter 7.

  Tampaknya, Hayama menganggap dirinya telah kehilangan Yukino, dan menganggap Yukino telah direbut darinya oleh Hachiman. Meski pada kenyataannya, Yukino paska kejadian coklat valentine SD tersebut, memang tidak menyukai Hayama.




Entah mengapa, Hayama mengatakan "Oleh karena itu, aku tidak akan mengikuti saranmu". Ini artinya Hayama akan memilih kelas yang bukan IPA. Pertanyaannya, mengapa Hayama memilih IPS? Bukankah itu berarti akan menghilangkan peluang emas "kabur" dari Miura dan hidup "tenang"? Kali ini, teori saya hanya spekulasi, anda bisa anggap benar ataupun salah. Hayama memutuskan apa yang terjadi antara Yukino dan dirinya di masa lalu hanyalah sebuah masa lalu. Sekarang, Yukino sudah memilih orang lain. Faktanya, Miura sampai memohon ke Yukino agar klub membantunya mencaritahu jurusan dirinya. Mungkin, Hayama berusaha menerima realitas, kalau saat ini ada orang yang benar-benar ingin mengenal lebih jauh dirinya. Mengharapkan Yukino dimana Yukino sendiri sudah "move on" dari insiden itu, hanya akan membuatnya terjebak di masa lalu. Memilih IPS, berarti menyesuaikan dengan kemampuan "intelegensi" Miura, dan juga peluang berkumpul dengan grupnya terbuka lebar.



  Ini juga berarti kalau Hayama sudah siap menerima konsekuensi antara Tobe-Ebina. Harusnya, ini sudah selesai sejak lama. Tobe adalah seseorang yang dikenal Hayama sejak SMP, mengkhianati Tobe hanya demi agenda pribadi bukanlah hal yang patut dilakukan.





Ada adegan LN yang tidak tercover di animenya (lagi). Hachiman bertanya apakah pemilihan jurusan Hayama karena pengaruh keluarganya? Ini membuat Hayama menangkap maksud Hachiman. Hayama bertanya kepada Hachiman apakah Hachiman merasa terganggu dengan gosip Yukino berpacaran dengan dirinya. Hachiman menjawab, "begitulah". Lalu Hayama berjanji kalau dia akan menghilangkan gosipnya dengan segera.


  Well, ini memang tertulis seperti itu di LN-nya. Hachiman sepertinya tidak nyaman dengan gosip itu. Bisa juga berarti kalau Hachiman cemburu dengan gosip itu? Kadang, ini sesuatu yang sudah sangat jelas, tapi harus saya serahkan kepada pembaca untuk menilainya sendiri. Sometime, the truth isn't enough...





Ternyata, Hayama bisa mengejar gerombolan  korban sabotase tadi dan menjadi juara! Sebenarnya, acara penyerahan mahkota dan sambutan juara tidak ada dalam event-event sebelumnya, tapi ini kreativitas dari OSIS Iroha. Hayama memanfaatkan itu untuk mengucapkan terima kasih ke Miura dan Iroha. Tentunya, karena tidak disebutnya nama Yukino, penonton kecewa dan menganggap gosip tersebut ternyata isapan jempol belaka. Di versi LN, ada adegan lucu disini, setelah Hayama turun dari panggung, mic yang Iroha pegang tetap menyala dan tanpa sadar suara Iroha yang mengatakan "karena Hayama-senpai sudah selesai, kurasa tidak perlu memanggil juara 2 dan yang lain, bukan?"... Irohasu...kau kejam sekali!



Karena terjatuh, lutut Hachiman terluka. Sayangnya, karena Marathon Chiba sudah lama selesai, tidak ada satupun petugas medis yang ada di garis finish. Akhirnya, karena jarak sekolah yang cukup dekat dengan taman, Hachiman memutuskan pergi ke UKS sekolah. Disana dia bertemu dengan Yukino yang ternyata "kabur" dari marathon dengan alasan tidak cukup stamina. Menurut Yukino, Yui mengatakan akan menjemputnya sebentar lagi. Hachiman-pun membalas dengan mengatakan Yui masih di taman, bersama Miura Cs.



Yukino menyuruh Hachiman duduk dan membantunya membersihkan luka tersebut. Yukino ternyata tahu kalau Hachiman sengaja berlari bersama Hayama. Akhirnya, mereka mendapatkan jawaban dari request Miura, yaitu "bukan IPA". 



Saya rasa ini tidak perlu penjelasan lagi...



Melihat "eksperimen" Miura yang keluar dari garis Miura-Hayama ternyata berhasil, Hachiman memberanikan diri keluar dari garis antara dirinya dengan Yukino. Yukino yang bahkan ditanya oleh Haruno atas perintah IBU tidak mau memberitahukan jurusannya, sudah jelas kalau ini adalah sesuatu yang sangat pribadi dan bukan hal yang bisa ditanya sembarang orang. Hachiman memberanikan untuk bertanya jurusan Yukino. Yukino-pun tahu kalau yang Hachiman tanyakan ini memang diluar "garis aman" mereka berdua, normalnya jika Hachiman tahu Yukino tidak mau memberitahu, maka Hachiman tidak akan menanyakan itu. Awalnya, Yukino coba mengelak dengan mengatakan dirinya siswa kelas Budaya Internasional, jadi bisa memilih jurusan manapun...



Tiba-tiba Yukino meralat kata-katanya, dan mengatakan kalau dia baru saja memutuskan untuk memilih jurusan Liberal Art, sama seperti Hachiman. Lalu, Yukino mengatakan "nanti kita bisa bersama lagi". Dengan kata lain, pilihan universitasnya sama dengan Hachiman. Hachiman berpikir mungkin Yui juga akan memilih Liberal Art karena diajak Yukino. Tapi faktanya, Yukino tidak pernah mengajak ataupun memberitahu jurusannya ke Yui. Hachiman yang mengajak? LN ini dari view Hachiman, hingga volume 11 alias arc selanjutnya Hachiman tidak mengajak Yui untuk ikut Liberal Art.



Adegan serupa ketika membuka pintu klub, disana ada Iroha, ternyata Iroha mendengar tentang hal genuine tersebut. Jelas, Yui pasti mendengar (atau melihat) apa yang terjadi di UKS. Melihat tinggi Yui dan kaca pintu geser (lingkaran) yang pas untuk "mengintip", Yui tampaknya melihat keseluruhan adegan di UKS.


  Kali ini, Yui mendapatkan jawaban yang selama ini masih tanda tanya. Mengapa Hachiman mengulur-ulur hutang kencannya? Mengapa Yukino menyatakan mau menuruti permintaan Hachiman soal hubungan genuine? Mengapa Yukino mau menceritakan hal-hal pribadi itu ke Hachiman sedangkan Yui tidak sekalipun mendengar itu dari Yukino?

  Mari kita lihat dari sudut pandang Yui, kejadian di UKS ini seperti apa:

  1. Mereka berdua hampir berc***an.
  2. Hachiman menanyakan jurusan Yukino.
  3. Yukino memberitahukan jurusannya, dimana sama seperti Hachiman. Dimana Yukino sendiri tidak mau memberitahukan jurusannya, meski itu perintah Ibunya.
  4. Yukino mengajak Hachiman kuliah di tempat yang sama.
  5. Hachiman menyetujui ajakan Yukino.
  6. Sampai detik itu Yui tidak sekalipun ditanya akan kemana ketika kuliah kelak, baik oleh Yukino ataupun Hachiman.


  Saya serahkan jawabannya kepada imajinasi para pembaca...




Sebenarnya, ada adegan LN yang tidak tercover anime. Yui ke UKS untuk menyampaikan ajakan Miura untuk pergi bersama ke bar "western" sebagai perayaan setelah Marathon Chiba. Karena harus menyampaikan hasil request, mereka bertiga menemui Miura di perjalanan. Miura yang punya kesulitan di akademis, memutuskan untuk ikut bimbingan belajar untuk mengimbangi Hayama kelak, terutama jika memilih universitas. Atas desakan Miura, Yukino akhirnya mau untuk mampir ke bar. Seperti biasanya, kedua orang "antik", Hachiman dan Yukino, malah berduaan di pojokan dan jauh dari keramaian. Hachiman memesan ginger ale kepada bartendernya.

  Ginger Ale memiliki sejarah spesial bagi Hachiman. Itu adalah minuman yang dipesankan Yukino untuknya ketika menginvestigasi kasus Saki di vol 2 chapter 4. Waktu itu, Saki bekerja sebagai bartender hotel, Hachiman kebingungan ketika ditanya akan memesan apa oleh Saki. Hendak mengatakan MAX COFFEE, Yukino langsung memotongnya dan mengatakan Hachiman memesan Ginger Ale. Lalu, Yukino berbisik ke Hachiman kalau bar seperti ini tidak menyediakan kopi kaleng.




Hayama sebagai tuan rumah, mendatangi Yukino dan Hachiman. Diluar dugaan, setelah Hayama meminta maaf atas gosip itu, Yukino juga meminta maaf karena gosip tersebut juga sudah membebani Hayama. Ini adalah sesuatu yang mengejutkan, karena kasus gosip sebelumnya tidak berakhir "manis" seperti ini.



Jelas, bagi Hayama, sikap Yukino terhadap gosip ini berubah. Yukino juga dinilai sudah tidak mengejar lagi bayang-bayang Haruno. Hayama juga bertanya apakah Hachiman menyadari sesuatu tentang Yukino? Ketika Hachiman bertanya balik, Hayama berkata kalau suatu hari nanti Hachiman akan tahu sendiri. Hayama bercerita, kalau dulu orang-orang di sekitarnya juga sering mengatakan itu kepadanya.


  Sekarang kita coba mencari tahu apa yang dimaksud Hayama. Hayama sendiri kaget karena Yukino tidak seperti yang Hayama tahu ketika gosip serupa beredar sewaktu SD. Tidak juga mengejar bayang-bayang Haruno. Kesimpulannya, Yukino berubah. Lalu, apa yang Hayama katakan "apakah Hachiman menyadarinya?". Kita tidak boleh mengambil kesimpulan berdasarkan emosi pribadi dalam adegan ini.

  Sebenarnya, petunjuknya ada di volume 2 chapter 4. Yui mengatakan kepada Yukino, Hachiman, dan Totsuka kalau satu-satunya alasan mengapa gadis berubah adalah cinta. Dari petunjuk tersebut, ditarik kesimpulan kalau Hayama mengakui kalau Yukino berubah karena ada cinta dari Hachiman.

  Mengenai dulu ada "orang-orang sekitarnya yang mengatakan itu?", jujur saja saya masih belum mendapatkan "clue" yang pasti soal ini. Tapi ini hanya hipotesis saja, anda bisa meyakini ataupun tidak: Tampaknya Hayama "dikompori" oleh orang kalau Yukino itu menyukainya, bisa jadi Haruno yang "mengkompori" itu.




Tidak lupa, Hachiman membalas kata-kata Hayama waktu di pinggir pantai kalau dia juga membencinya.



Tidak lupa, Hayama memberitahukan alasannya mengapa dia merahasiakan jurusannya. "Kau tidak bisa menyebut itu pilihan jika itu hanyalah satu-satunya opsi yang ada". Sederhananya, satu-satunya jalan bagi Hayama waktu itu adalah memilih IPA. Dengan begitu, tidak akan ada yang terluka. Hanya saja, Miura tidak boleh tahu kalau Hayama akan memilih IPA. Yang jadi pertanyaannya, mengapa Hayama berubah pikiran akan memilih IPS? Demi Miura? Entahlah...Mungkin jika ada Jimmi Kudo yang membaca tulisan ini, bisa membagi analisisnya kepada saya =).



Buat yang belum tahu, Haruno menelpon Hachiman berkali-kali meskipun tidak diangkat. Hachiman malas mengangkat telpon dari nomor asing, tapi karena si penelpon terlihat bersikeras, takut telpon penting, Hachiman mengangkat telpon Haruno. Haruno lalu mengatakan hari, tanggal, waktu, dan lokasi pertemuan dan langsung menutup telponnya. Di TKP, Haruno mengatakan tahu nomor Hachiman dari Hayama (arc II). Dimulailah basa-basi hingga Haruno berhasil memancing Hachiman kalau Hachiman tidak suka orang yang berpura-pura.


  Mereka bertemu di sebuah kafe dengan teras terbuka, di dekat Stasiun Chiba. Buat yang belum tahu, di volume 3 chapter 4 Haruno berjanji kepada Hachiman akan mengajak Hachiman minum bersama jika Haruno sudah menganggap Hachiman layak sebagai pacar Yukino.

  Mungkin terdengar manis, tapi ini sangat berbahaya. Karena Haruno sudah memperingatkan Yukino agar tidak "main-main" karena tinggal sendirian di apartemen. Dengan melegitimasi Hachiman sebagai pacar Yukino, jika Haruno bisa menunjukkan bukti Hachiman setidaknya pernah mampir ke apartemen Yukino ke Ibunya, ijin dari Ibu Yukino yang memperbolehkan Yukino tinggal sendirian bisa dicabut.

  Sayangnya, skenario ini benar-benar terjadi di volume 11 chapter 7. Ini jelas-jelas jebakan karena Hachiman sejak awal mengatakan tidak akan membantu Haruno bertanya soal jurusan Yukino.





Haruno mengatakan keperluannya adalah bertanya soal jurusan Yukino, dimana Hachiman menjawab tahu tapi tidak akan memberitahukannya (sudah diduga). Lalu Haruno memberitahu kalau itu sebenarnya bukan bentuk kepercayaan Yukino, tapi lebih buruk dari itu. Haruno lalu mempertanyakan apakah hal genuine itu benar-benar ada...Jika kita melihat 4 orang yang tahu adegan "genuine" itu, peluang terbesar yang akan membocorkan hal itu ke Haruno adalah Iroha.


  Mari kita analisis apa maksud kata-kata Haruno tentang lebih buruk dari sebuah rasa saling percaya. Sebenarnya, kita tidak perlu flashback tentang masalah ini. Kita cukup memandangnya dari sudut pandang Haruno. Haruno sendiri, tidak tahu kalau sejak awal (dari musim semi, volume 2), Hachiman memberitahukan pilihan jurusannya ke Yukino. Dan hingga adegan ini terjadi, Haruno tidak tahu Hachiman akan memilih jurusan apa ketika kuliah, yang Haruno tahu Hachiman akan memilih IPS di kelas 3.

  Well, (sedikit) flashback ke vol 8 chapter 5, Yukino kesal ketika Haruno mengatakan sikap Yukino itu mirip dengan Ibu, memanfaatkan orang demi kepentingannya. Dari sini saja, kita bisa melihat dengan terang apa maksud kata-kata Haruno. Haruno berpikir Yukino ingin Hachiman memilih jurusan yang sama dengannya ketika kuliah, oleh karena itu Yukino membuat itu terasa spesial dengan menjadikan Hachiman satu-satunya orang yang tahu jurusan Yukino.

  Sederhananya, Haruno berpikir kalau Yukino memberitahu Hachiman untuk membuat Hachiman merubah pilihan jurusannya demi Yukino.




Disini, ada monolog LN yang tidak ditampilkan di animenya. Hachiman mencoba mengingat-ingat tentang hubungan genuine yang diinginkannya. Hachiman merasa dulu ada orang yang berkata kalau itu adalah berbagi perasaan dengan orang lain. Hachiman juga merasa kalau ada orang yang bertanya ke Hachiman apakah Hachiman sendiri menyadari itu...


  Oke, tidak perlu kode-kode. Berbagi perasaan dengan orang lain adalah komentar Sensei kepada Hachiman setelah melihat Yukino yang membela Hachiman di rapat "alien" dengan SMA Kaihin, vol 9 chapter 9. Sedang apakah "Hachiman tidak menyadari itu" adalah kata-kata Hayama di arc ini, adegan bar. Semua mengarah ke satu gadis, tapi saya berada di point dimana saya sendiri malas untuk memberitahukan siapa namanya. Silakan anda simpulkan saja.



x  x  x



1 komentar: