Selasa, 26 Juli 2016

[ REVIEW ] Macross ▲ Episode 17 : Scatter on Stage

   Ouch, melihat adegan ini mengingatkan saya akan anime Oregairu season 1 episode 9...Momen yang tepat tiba-tiba dipotong situasi yang 'antah-berantah'.
x x x






Sepertinya, Windermere sedang bersiap untuk pertempuran besar-besaran.



Saya tidak tahu mengapa belakangan ini Roid rajin memantau Mikumo dan Freiya dan memeriksa frekuensi suara mereka.

Ada hal yang terpikirkan oleh saya ketika melihat aktivitas Roid ini, mengingatkan saya akan upacara penobatan Heinz sebagai Raja Windermere. Wind Singer secara otomatis akan dipilih menjadi raja mereka. Mungkinkah Roid memikirkan rencana B, seandainya Heinz dia singkirkan dan dia memiliki penggantinya...Katakanlah Freiya...Atau Mikumo? Bukankah jika Roid tiba-tiba membelot dari dalam dan melakukan kudeta dalam militer Windermere, otomatis dia akan dianggap pahlawan oleh Freiya dan Mikumo?



Ada beberapa ucapan Berger yang mulai terdengar mencurigakan disini.

Pertama, soal sikap Roid yang mengawasi Freiya dan Mikumo. Berger mengatakan kalau Windermere sudah memiliki Heinz. Apakah itu berarti Freiya dan Mikumo pada dasarnya memiliki potensi untuk menjadi Wind Singer?

Kedua, soal pernyataan Berger kalau dia juga mengawasi Mikumo dan Freiya. Ini cukup aneh, karena Berger merupakan rekanan pihak musuh UN. Lalu darimana Berger punya informan soal Mikumo dan Freiya? Kecuali...Selama ini Walkure berada dalam pengawasan badan atau seseorang yang memiliki koneksi dengan Epsilon, perusahaan Berger.

Disini juga Berger menegaskan kalau yang diincar Epsilon adalah penelitian tentang rahasia peradaban protoculture, dan Roid sepakat dengan hal itu. Ada sebuah skenario besar yang masih belum terungkap disini.



Hari itu diputuskan kalau mereka akan menyelinap masuk kembali ke Planet Vordor dan mulai rencana mereka terhadap reruntuhan protoculture disana. Alasannya sederhana, karena kejadian tempo hari berhasil membuat beberapa prajurit UN yang berada dalam pengaruh Var Syndrom menjadi sembuh. Para prajurit tersebut kini menjadi informan mereka untuk menyelinap masuk.



Melihat respon biasa-biasa Hayate dalam adegan ini, sepertinya Freiya-lah yang menyukai Hayate. Tapi ini bersinarnya rune dari Freiya menjelaskan sesuatu kepada Mirage, yaitu Freiya menyukai Hayate.



Tentunya, Arad juga sadar kalau Planet Vordor adalah tempat dimana Messer tertembak dan sindrom Var-nya kambuh lagi.

Mungkinkah Arad berpikir kalau Kaname sebenarnya menyukai Messer, bukan dirinya? Dan ini menjadikan alasan Arad untuk memilih hubungan yang stagnan dengan Kaname?



Rencana tahap awal mereka dijalankan. Menggelar siaran konser secara live dan menyebarkan konten yang berisi virus ke seluruh perangkat yang streaming konser tersebut. Well, kita bertemu kembali dengan virus-virus milik Reina....Ahaha.



Mudah saya bagi Mikumo untuk menebak perubahan Freiya karena Hayate.

Tapi apa yang membuat Mikumo berubah? Mungkinkah obsesinya terhadap suara Wind Singer?



Opini saya, Mirage masih berkeyakinan kalau Hayate ini menyukai Freiya, dan Mirage berpikir kalau Freiya menyukai Hayate.

Burn...Burn...Burn....

Tapi sayangnya, ini masih episode 17 dan akan ada tikungan-tikungan tajam menanti drama ini ke depannya...



Mudah saja menebak kalau Freiya hendak menembak Hayate...



Kalau saya menjadi prajurit Windermere, sayapun akan menonton konser ini! Fvck with this war, I'm going to watch Walkure!

Tapi melihat ekspresi malu-malu Bogue, ada kemungkinan juga kalau Bogue sebenarnya suka dengan Walkure, tapi dia gengsi untuk mengakuinya.



Prajurit-sesuatu yang entah namanya siapa, memberitahu Hayate untuk tidak terlibat dalam urusan Windermere, demi kebaikannya.



Melihat kalau ini mencurigakan, dan tidak ada yang mau memberitahu ada apa yang sebenarnya, Hayate menanyakan langsung ke Arad, dan didapatlah fakta tersebut.

Wright Immelman yang menjatuhkan bom nuklir tersebut di Windermere 7 tahun lalu. Menewaskan banyak pihak UN dan warga Windermere, juga sekaligus mengakhiri perang.

Tapi disitu kejanggalannya. Wright terbang begitu saja, tanpa adanya perintah, tidak diketahui mendapatkan senjata nuklir itu dari mana, lalu menjatuhkannya di Windermere.

Kita semua tahu kalau militer bukanlah acara dalam show Mickey Mouse, senjata nuklir tidak akan muncul begitu saja tanpa ada campur tangan orang level atas. Wright tidak mungkin mengendarai pesawat tempur dan terbang begitu saja tanpa memperoleh ijin terbang dari atasannya.

Ada sebuah rahasia besar dibalik semua ini.

Tebakan saya, mari kita lihat target pengeboman itu. Menghancurkan barak militer UN dan Warga lokal Windermere. Saya curiga yang diincar sebenarnya adalah sesuatu di barak militer tersebut. Oknum level tinggi menggunakan skenario "mengakhiri perang" untuk menghancurkan sesuatu disana.



Arad mencoba meyakinkan Hayate kalau Wright bukanlah seburuk yang diceritakan dalam tragedi bom nuklir tersebut.

Tapi tentunya, Hayate memiliki keinginan untuk mencari tahu kebenarannya sendiri.



Disini muncul kembali poin yang pernah saya katakan di minggu lalu. Disaat Hayate down, Mirage selalu mengulurkan tangannya kepada Hayate.

Disini juga terdapat sesuatu yang janggal, bukankah harusnya Freiya juga mencoba menyemangati Hayate? Bukankah di episode ini Freiya ditunjukkan menyukai Hayate? Well, mungkin itu akan ditunjukkan dalam episode mendatang.


  Ada sebuah pertanyaan besar mengenai episode ini...Bagaimana Freiya melihat fakta ini terhadap nasib orang tuanya dan warga Windermere...Bom tersebut dijatuhkan oleh ayah Hayate...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar