Sabtu, 04 Juli 2015

[ TRANSLATE ] Oregairu Vol 7.5 Side Story 4 : Meski begitu, pikiran positif Hikigaya Hachiman sedang diuji

   Project terakhir translate, entah akan translate apa sesudah ini. Mungkin mencari volume 6.5 chapter 2 atau chapter lainnya yang menarik seperti Volume 6 ( Festival Budaya ) atau Volume 10 ( Marathon Chiba ). Next akan update beberapa artikel Dragon Nest dan Review Oregairu episode 9.




  Kami melihat bagaimana musim berganti tidak dengan menyebut 'anginnya terasa lebih menyegarkan', dan lebih tepatnya, kami menyebutnya 'anginnya lebih dingin dari biasanya'.

  "E-mail Konsultasi Masalah Kota Chiba."

  Ketika aku membaca judulnya selembut hembusan angin musim gugur, Yuigahama bertepuk tangan. Tetapi ketika Yukinoshita menatapnya dengan pandangan serius, dia menghentikan tepuk tangannya.

  Yuigahama membuka tanda ada e-mail masuk di layar laptop dan mulai membaca e-mailnya.

  "Umm, e-mail pertama kita hari ini berasal dari Kota Chiba, nama pengirim : Shogun Yang Ahli Bermain Pedang.


  Waktu akhirku menuju Industri terdepan sudah dekat. Metode yang sempurna meskipun terkesan terburu-buru.

  
  ...Orang ini sudah terlalu banyak mengirim e-mail kesini. Tingkat kengerian menerima e-mail darinya sudah setara dengan bot percakapan di twitter yang terus berusaha berbicara denganmu.

  "Apa maksudnya?"

  Yuigahama yang membaca e-mailnya memiringkan kepalanya, dan Yukinoshita memanggil namaku dengan berat.

  "Hikigaya-kun."

  "Tidak usah bilang begitu, aku paham yang harus kulakukan."

  Ini terlihat seperti ; kamu sekarang sudah sampai sejauh ini, kakek selama ini merasa sudah mengasuhmu. Tidak masalah, aku akan menemanimu sampai akhir... Dengan pikiran yang penuh rasa positif, atau lebih tepatnya mendapatkan pencerahan, aku menulis mailnya.


  Hal seperti apakah itu Industry terdepan atau tidak, janganlah terlalu egois dalam hal itu. Fokus saja untuk ke GaGaGa Bunko. Jangan khawatir, level perusahaan itu setara dengan Shoggakan, oke? Sekedar info, ada rumor yang mengatakan bahwa penulis di GaGaGa tidak akan pernah bisa menikah dengan artis pengisi suara.


  "Jadi, satu kasus telah selesai. Yuigahama-san, toolong bacakan e-mail selanjutnya."

  Yukinoshita hanya diam saja, namun anehnya dia merasa puas dengan jawabanku tadi dan meminta Yui melanjutkan ke e-mail selanjutnya. Tidak merasa aneh atau apapun dengan jawaban e-mail tadi, Yuigahama mulai membaca e-mail selanjutnya.

  "Ummm, e-mail selanjutnya berasal dari kota Chiba. Nama pengirimnya : Adik perempuan dari kakak yang tampan."



  Belakangan ini, kupikir cuacanya bertambah dingin sehingga kucing kami lebih memilih untuk tidur di lenganku sebagai bantal daripada di kotatsu. Sedangkan aku harus melakukan hal yang sama untuk kakak tampanku juga! (Barusan itu nilai tinggi untuk Komachi). Aku tidak bisa bergerak dan suara nafas "Fusuuu" dari kakakku di telinga Komachi sangat menggangguku. Apa ada cara yang bagus untuk mengatasinya?



  Setelah membaca surat itu, Yukinoshita dan Yuigahama menatapku dengan tatapan yang aneh, tatapan yang sangat panas.

  "Begitulah yang tertulis di e-mail, onii-chan."

  "Ini untukmu, onii-chan."

  "Diam semua, jangan panggil aku onii-chan."

  Satu-satunya orang yang boleh memanggilku onii-chan hanyalah Komachi, dan hanya Komachi. Memanggilku barusan dengan 'onii-chan, onii-chan' seperti pelayan restoran Chanko mungkin hanya awal dari sesuatu.

  "...Ngomong-ngomong, apa kucing, umm, tidur bersama kalian? Dan lengan sebagai bantalnya?"

  Entah kenapa Yukinoshita agak tersipu malu dan membalikkan badannya. Bahasa tubuhnya memang agak manis, tetapi cara dia menggenggam tangannya dengan sekuat tenaga membuat hilang rasa manisnya.

  "Enggak, kalau kucingnya ada di dekatku, dia biasanya cuma berada di atas perutku."

  Ketika aku mengatakannya, Yuigahama tersenyum kecil.

  "Apa sebenarnya dia memandang rendah dirimu? Kamakura pasti berpikir Hikki posisinya ada di bawah dirinya."

  "Jangan menyamakan kucingku dengan anjing milikmu."

  "Kucing biasanya hidup di ruangan terbatas, jadi mereka tidak menggolong-golongkan orang lain. Memang ada beberapa pengecualian di beberapa kasus, tapi di situasi ini, lebih tepat mengatakan mereka seperti hubungan antara orang tua dan anak. Mungkin karena itu, dia menganggap Komachi sebagai Ibunya."

  Tidak hanya dia cermat menganalisis situasi, dia juga menjelaskan panjang lebar... Baik aku dan Yuigahama terpana mendengarnya.

  "Yukipedia sepertinya mengetahui semuanya, huh...?"

  "Bisakah kau berhenti memanggilku dengan sebutan itu terus?"

  Yukinoshita menatapku dengan tatapan kurang senang. Sepertinya dia memang tidak mengetahui segalanya seperti beberapa pedia di luar sana. Namun kalau memang dia tidak suka kupanggil begitu, lebih baik aku berhenti menggunakan sebutan itu lagi.

  "Maaf. Catpedia-san."

  "Baguslah kalau kau mengerti."

  "Eh, apa kamu tidak apa-apa kupanggil begitu?"

  Dia nampaknya tidak masalah kupanggil dengan nama itu, mengesampingkan keterkejutan Yuigahama, Yukinoshita mengangguk tanda setuju.

  "...Jadi pada kasusku, karena situasi yang mengalir begitu saja, aura suami-rumahan dariku membuatnya lebih suka berada di atas perutku."

  Biarkan saja. Meskipun kucing itu tahu aku bertipe suami-rumahan. Di masa depan, aku ingin hidup seperti cara hidup kucing itu.

  Tetapi ketika aku sedang mengagumi ambisiku tadi, Yukinoshita membuat senyuman yang dingin.

  "Tetapi berada di atas perutmu bisa diartikan juga kalau itu perasaan orang tua dari si kucing itu, bukan?"

  "Bahkan kucing saja memperlakukannya seperti anak kecil?"

  "...Phew, nampaknya keinginanku untuk 'selalu dirawat dan dibesarkan' membuatnya tergerak, heh?"

  Aku bahkan bisa membuat kucing itu tergerak untuk merawatku, heh?

  "Seberapa positif sih pikiranmu selama ini?"

  "Jika kamu ingin sejauh itu, membuatmu seperti maniak yang sedang latihan daripada disebut pikiran positif...Tapi setidaknya kamu sudah belajar sesuatu."

  Setelah mengatakannya, Yukinoshita mulai mengetik balasan e-mailnya.

  Karena kamu punya kesempatan untuk tidur bersama kucingmu, kau seharusnya menikmati kesempatan tersebut.

  Kau sendiri juga, sebaiknya segera pelihara kucing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar